Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Liswati Wesly Silalahi secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Kader Posyandu Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, di TK/PAUD Santo Yosef Pematangsiantar, Jalan Tanjung Tongah, Jumat (08/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ny Liswati menyerahkan secara simbolis seragam rompi kader posyandu, piagam penghargaan, serta berbagai alat kesehatan penunjang pelayanan posyandu, mulai dari timbangan bayi, timbangan digital, alat pengukur tinggi badan, alat ukur tekanan darah digital, thermo gun, hingga perlengkapan pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Penyerahan dilakukan bersama Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Urat Hatoguan Simanjuntak, Lurah Tanjung Tongah Ariahwan, serta Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Martoba Ny Aliza Rilan Pohan.
Dalam sambutannya, Ny Liswati menyampaikan rasa bangga terhadap semangat para kader posyandu yang mengikuti pembinaan tersebut. Menurutnya, kader posyandu memiliki peran penting dalam mendukung program kesehatan masyarakat di Kota Pematangsiantar, khususnya di Kelurahan Tanjung Tongah.
Ia berharap pelatihan yang diberikan dapat meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas pelayanan semakin meningkat, mulai dari memantau tumbuh kembang balita hingga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kesehatan lingkungan, gizi, dan keluarga berencana mandiri,” ujar Ny Liswati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader posyandu serta jajaran Dinas Kesehatan, kecamatan, dan kelurahan yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh kader, jajaran Dinas Kesehatan, Kecamatan Siantar Martoba, hingga Kelurahan Tanjung Tongah. Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan menilai para kader posyandu kini memiliki kapasitas yang lebih baik setelah mengikuti pembinaan dan pelatihan.
Menurutnya, penambahan alat operasional kesehatan juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan posyandu kepada masyarakat.
“Para kader posyandu sudah naik level. Kapasitas pengetahuan bertambah, ditambah lagi dengan alat-alat operasional pendukung yang diserahkan hari ini,” ungkapnya.
Ia berharap para kader dapat aktif menyosialisasikan jadwal pelayanan posyandu kepada masyarakat agar semakin banyak warga memanfaatkan layanan kesehatan di lingkungan masing-masing.

