Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Beranda MEDAN CORNER
Aksi “Sumut Bersiap Revolusi”, Mahasiswa Unimed Goyang DPRD Sumut dengan 10 Tuntutan

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) menyampaikan orasi di depan kantor DPRD Sumatera Utara .Rabu (17/06/26) saat menggelar aksi penyampaian aspirasi. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyerukan berbagai tuntutan terkait kebijakan publik dan meminta transparansi dalam tindak lanjut aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah pusat (Dhev Bakkara)

Aksi “Sumut Bersiap Revolusi”, Mahasiswa Unimed Goyang DPRD Sumut dengan 10 Tuntutan

Editor: NEWSCORNER.ID
17 Juni 2026 | 20:26 WIB
in MEDAN CORNER
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS

Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang tergabung dalam Senat Mahasiswa (SEMA) menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Sumut Bersiap Revolusi” di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (17/6/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan 10 tuntutan kepada pemerintah dan para wakil rakyat terkait berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik.

Aksi “Sumut Bersiap Revolusi”, Mahasiswa Unimed Goyang DPRD Sumut dengan 10 Tuntutan

Aspirasi mahasiswa diterima langsung Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto. Dalam dialog terbuka yang berlangsung di depan gerbang DPRD Sumut, mahasiswa menyerahkan dokumen berisi 10 poin tuntutan dan meminta seluruh aspirasi tersebut diteruskan kepada pemerintah pusat.

Pimpinan aksi, Muhammad Ade, menegaskan bahwa mahasiswa tidak ingin tuntutan yang disampaikan hanya berhenti pada janji semata, melainkan harus ditindaklanjuti secara nyata dan transparan.

“Kami sudah bosan dengan janji manis. Kami ingin seluruh tuntutan ini dipublikasikan agar masyarakat dapat ikut mengawasi proses tindak lanjutnya,” ujar Ade.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi hal penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana aspirasi yang disampaikan mahasiswa mendapat respons dari pemerintah dan lembaga terkait.

Menanggapi hal itu, Sutarto menyatakan DPRD Sumut siap membuka proses tindak lanjut aspirasi tersebut kepada publik. Ia memastikan bukti penyampaian tuntutan kepada pihak terkait akan dipublikasikan melalui saluran resmi DPRD Sumut.

“Kami pastikan akan tetap transparan atas apa yang menjadi tuntutan adik-adik sekalian. Kami berharap mahasiswa terus menyuarakan berbagai aspirasi demi kepentingan masyarakat luas. Kritik dan masukan seperti ini sangat penting dalam kehidupan demokrasi,” katanya.

Sutarto juga mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib dan kondusif.

“Kita lihat adik-adik mahasiswa menyampaikan aspirasi dengan baik. Kita sebagai wakil rakyat menerima aspirasi dan menyalurkannya ke pusat,” ujarnya.

Adapun 10 tuntutan yang disampaikan mahasiswa meliputi pengembalian prioritas anggaran pendidikan, penghentian program-program populis seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) serta kebutuhan pokok, penghentian praktik militeristik di ranah sipil, hingga stabilisasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Mahasiswa juga mendesak pemerintah daerah memenuhi kebutuhan listrik dan air bersih, menagih janji Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan 18 juta lapangan pekerjaan, memperkuat stabilitas moneter nasional, mewujudkan sekolah gratis, serta memastikan seluruh aspirasi mahasiswa diteruskan kepada pemerintah pusat.

Selain menyerahkan dokumen tuntutan, mahasiswa meminta dokumen yang telah ditandatangani bersama Wakil Ketua DPRD Sumut dan perwakilan mahasiswa di atas materai diunggah melalui media sosial resmi DPRD Sumut paling lambat pukul 17.00 WIB pada hari yang sama. Permintaan tersebut menjadi bagian dari komitmen keterbukaan informasi kepada publik.

Dialog antara mahasiswa dan pimpinan DPRD Sumut kemudian ditutup dengan penandatanganan kesepakatan di atas materai sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengawal aspirasi yang telah disampaikan.

Selama aksi berlangsung, pengamanan dilakukan aparat kepolisian. Kapolsek Medan Baru Kompol Bambang Gunanti Hutabarat tampak berada di lokasi dan mendampingi Wakil Ketua DPRD Sumut saat menerima perwakilan mahasiswa di depan gerbang gedung dewan.

Personel kepolisian juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, arus lalu lintas di sekitar Jalan Imam Bonjol sempat dialihkan sementara hingga aksi berakhir.

Setelah menyampaikan aspirasi dan berdialog dengan DPRD Sumut, massa aksi membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 14.30 WIB tanpa adanya insiden yang mengganggu keamanan maupun ketertiban umum. Aksi yang berlangsung damai tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik dan menyuarakan kepentingan masyarakat.

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport