Kesigapan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali terlihat dalam penanganan musibah kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Jalan Medan–Berastagi, tepatnya di depan Hill Park, Desa Bandar Baru, Jumat (17/7/2026). Tak lama setelah menerima laporan, personel Brimob langsung diterjunkan untuk mengevakuasi korban, mengamankan lokasi, serta memperlancar arus lalu lintas yang sempat lumpuh akibat insiden tersebut.
Sebanyak 15 personel dipimpin Danton 1 Kompi 4 Batalyon A Pelopor, IPDA Norton Ramses Parningotan Hutabarat, bergerak menuju lokasi dengan membawa perlengkapan Search and Rescue (SAR) lengkap untuk mempercepat proses penyelamatan.
Dalam operasi kemanusiaan tersebut, personel Brimob menggunakan berbagai peralatan khusus seperti hydraulic battery cutter, hydraulic battery spreader, rescue ram, chainsaw, tali karmantel, dan perlengkapan penyelamatan lainnya guna mengevakuasi korban yang terjepit di dalam kendaraan.
Berdasarkan informasi di lokasi, kecelakaan beruntun melibatkan delapan kendaraan setelah sebuah truk diduga mengalami rem blong dan menabrak kendaraan yang berada di depannya. Benturan keras mengakibatkan empat orang meninggal dunia di tempat, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum dirujuk ke RSU H. Adam Malik Medan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Selain fokus pada penyelamatan korban, personel Brimob juga berkoordinasi dengan Unit Lalu Lintas Polrestabes Medan, Polsek Pancur Batu, tim medis, dan instansi terkait lainnya untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi, memastikan tidak ada korban yang terlewat, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi bangkai kendaraan yang menutupi badan jalan.
Guna mengurai kemacetan panjang di jalur utama Medan–Berastagi, petugas menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas hingga proses evakuasi selesai dan kondisi jalan kembali dapat dilalui secara bertahap.
Di tengah proses penanganan, personel Brimob juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pengguna jalan agar tetap tenang, mematuhi arahan petugas, menjaga jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Brimob dalam setiap situasi darurat merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan perlindungan, pertolongan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
> “Kehadiran personel Brimob dalam setiap kondisi darurat merupakan wujud kesiapsiagaan kami dalam memberikan perlindungan, pertolongan, dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui respons yang cepat, profesional, dan terpadu, kami akan terus hadir di garis terdepan demi keselamatan masyarakat,” tegas Kombes Pol. M. Rendra Salipu.
Respons cepat yang dilakukan personel Batalyon A Pelopor dalam tragedi ini kembali menunjukkan kesiapan Satuan Brimob Polda Sumut dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Dengan kemampuan SAR yang dimiliki serta sinergi bersama unsur terkait, Brimob terus membuktikan komitmennya untuk hadir sebagai garda terdepan dalam menyelamatkan nyawa, menjaga keamanan, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sesuai semangat “Brimob untuk Nusa dan Bangsa.”



