Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda MEDAN CORNER
Peredaran Gelap di Balik Gerbang Kampus Oknum Mahasiswa Farmasi Diduga Jadi Bandar Pod Getar, Ditangkap Polrestabes Medan

Peredaran Gelap di Balik Gerbang Kampus Oknum Mahasiswa Farmasi Diduga Jadi Bandar Pod Getar, Ditangkap Polrestabes Medan

Editor: NEWSCORNER.ID
26 Juli 2026 | 15:12 WIB
in MEDAN CORNER
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS

 Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang mahasiswa farmasi berinisial MZ (21), warga asal Aceh, yang diduga menjadi bandar narkotika jenis vape atau pod getar. Dari tangan pelaku, polisi menyita 488 unit pod getar bermerek Squid Game yang diduga mengandung narkotika.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan penangkapan dilakukan pada Senin (20/7) malam di sebuah rumah kos di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru. Pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari kasus pod getar yang sebelumnya berhasil diungkap di kawasan pusat Kota Medan.

“Kami mengembangkan kasus pod getar yang sebelumnya kami ungkap di sebuah rumah yang berada di pusat Kota Medan. Ada 488 pcs pod getar yang kami sita dari pelaku yang masuk dalam sindikat narkoba antarprovinsi, dan kami pastikan pelaku merupakan bandar,” ujar Rafli, Sabtu (25/7).

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebut rumah kos tersebut kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba. Menindaklanjuti laporan itu, Tim 10 Unit III Satresnarkoba Polrestabes Medan melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan pelaku berada di depan rumah kos sambil membawa sebuah tas ransel.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 488 pod getar yang disimpan di dalam tas tersebut. Barang bukti kemudian diamankan bersama pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil penyidikan sementara, MZ mengaku baru sekitar dua bulan menjalankan bisnis haram tersebut. Meski terbilang singkat, polisi menyebut pelaku telah melakukan delapan kali transaksi, dengan sebagian pembelinya berasal dari kalangan mahasiswa.

“Pelaku baru dua bulan menjalankan bisnis haram ini, tetapi sudah delapan kali bertransaksi. Saat ini kami masih memburu rekan pelaku yang memiliki peran serupa dan keberadaannya terdeteksi di Aceh. Sementara asal pasokan narkoba kami duga berasal dari Malaysia,” kata Rafli.

Polisi menduga MZ merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika lintas provinsi. Penyidik kini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pelaku lain, termasuk pihak yang diduga berada pada tingkat lebih tinggi dalam jaringan peredaran narkoba.

“Kami pastikan bagaimana pun cara pelaku berkamuflase dan bertransformasi, kami akan selalu selangkah lebih maju. Tidak akan ada ruang bagi pelaku narkoba, terlebih bandar, di Kota Medan,” tegas Rafli.

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport