Upaya mengungkap identitas korban kecelakaan tabrak lari yang sempat berstatus Mister X akhirnya membuahkan hasil. Di bawah pimpinan Kanit Gakkum Satlantas Polres Simalungun, IPDA Yancen Hutabarat, S.H., bersama Tim Inafis Polres Simalungun dan Inafis Polda Sumatera Utara, identitas korban berhasil diketahui hingga jenazahnya dapat diserahkan kepada pihak keluarga.
Keberhasilan ini menjadi bagian penting dalam penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Simpang Dolok Ayan Nag, Nagori Dolok Ayan, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menyampaikan informasi tersebut pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 17.48 WIB. Ia menjelaskan, pengungkapan identitas korban merupakan wujud pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan.
“Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, termasuk membantu memastikan korban kecelakaan yang belum diketahui identitasnya dapat kembali kepada keluarganya,” ujar AKP Verry Purba.
Ipda Yancen Hutabarat Pimpin Pencarian Identitas Korban
Peristiwa tabrak lari tersebut terjadi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Setelah kejadian, korban dibawa ke RSUD D. Jasamen Saragih, Kota Pematangsiantar, untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, lantaran tidak ditemukan tanda pengenal dan belum ada keluarga yang mengenali korban, identitasnya belum dapat dipastikan sehingga sementara tercatat sebagai Mister X.
Kondisi tersebut mendorong jajaran Satlantas Polres Simalungun melakukan upaya identifikasi agar identitas korban segera diketahui dan pihak keluarga dapat dihubungi.
Pada Kamis (15/10/2026), mulai sekitar pukul 14.30 WIB, personel gabungan melaksanakan pencarian identitas korban di RSUD D. Jasamen Saragih. Kegiatan tersebut melibatkan Unit Gakkum Satlantas Polres Simalungun, Tim Inafis Polres Simalungun, serta Tim Inafis Polda Sumut.
Proses identifikasi dipimpin langsung oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Simalungun, IPDA Yancen Hutabarat, S.H., bersama para penyidik Unit Gakkum.
Sinergi lintas satuan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memastikan identitas korban sebelum proses penyerahan kepada keluarga dilakukan.
“Tim bekerja secara profesional dan terukur. Kolaborasi antara Satlantas, Inafis Polres, dan Inafis Polda Sumut sangat menentukan keberhasilan pengungkapan identitas korban ini,” kata AKP Verry Purba.
Identitas Terungkap, Jenazah Diserahkan kepada Keluarga
Setelah melalui proses identifikasi, identitas korban yang sebelumnya dikenal sebagai Mister X akhirnya berhasil diungkap. Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban untuk menindaklanjuti proses penyerahan jenazah.
Penyerahan tersebut menjadi momen penting bagi keluarga yang sebelumnya belum mengetahui secara pasti keberadaan anggota keluarganya yang menjadi korban kecelakaan.
Polres Simalungun berharap keberhasilan identifikasi ini dapat membantu keluarga menjalankan proses pemakaman dengan layak di tengah suasana duka.
“Kami berharap penyerahan korban kepada keluarga ini dapat meringankan beban mereka. Polri tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga hadir memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat,” ungkap AKP Verry Purba.
Polisi Masih Telusuri Pengemudi yang Melarikan Diri
Meski identitas korban telah berhasil diungkap, penanganan perkara tabrak lari tersebut belum berakhir. Jajaran Satlantas bersama Satreskrim Polres Simalungun masih melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dan meninggalkan lokasi kejadian.
Kasatlantas Polres Simalungun, AKP Friska Susana, S.H., turut mengapresiasi personel yang terlibat dalam proses identifikasi. Ia berharap koordinasi lintas satuan terus terjaga agar penanganan perkara dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Polres Simalungun juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta bertanggung jawab apabila terlibat dalam kecelakaan.
Pengendara yang mengalami atau terlibat kecelakaan diminta segera memberikan pertolongan kepada korban dan melaporkan kejadian kepada petugas kepolisian, bukan justru meninggalkan lokasi.
Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kecelakaan tabrak lari di Simpang Dolok Ayan Nag diharapkan bersedia memberikan keterangan kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan perkara.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keselamatan di jalan raya. Apabila mengetahui informasi terkait kejadian ini, silakan sampaikan kepada kami. Polres Simalungun siap melayani dan menindaklanjuti setiap informasi secara profesional,” pungkas AKP Verry Purba.
Keberhasilan mengungkap identitas korban menjadi langkah penting dalam penanganan kasus ini. Kini, perhatian penyidik masih tertuju pada upaya mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut agar perkara dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

