Kapal tanker MT Global 168 yang diamankan tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai di perairan Selat Malaka masih menjalani pemeriksaan di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. Kapal tersebut diduga mengangkut narkotika jenis ketamin dan sabu-sabu cair yang hendak diselundupkan ke Indonesia.
Hingga Kamis (22/10/2026), kapal tanker berukuran besar itu masih bersandar di dermaga Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, dengan pengawalan ketat petugas gabungan.
MT Global 168 tiba dan resmi bersandar pada Rabu (21/10/2026) siang setelah dibawa menuju Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Puluhan personel gabungan mengawal kedatangan kapal tersebut. Sejumlah petugas terlihat membawa senjata api laras panjang untuk mengamankan kawasan dermaga dan memastikan proses penyandaran berlangsung terkendali.
Dugaan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar menjadi perhatian dalam operasi tersebut. Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di kawasan Pelabuhan Belawan menyebutkan, muatan sabu-sabu cair di dalam kapal diperkirakan mencapai dua hingga tiga ton.
Namun, angka tersebut belum merupakan jumlah resmi barang bukti yang diumumkan aparat. Jenis zat, kandungan, serta berat total muatan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan keterangan resmi pihak berwenang.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, membenarkan kapal tanker MT Global 168 telah bersandar di Pelabuhan Belawan. Ia mengatakan, jenis zat yang diduga menjadi barang bukti masih diperiksa oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor).
“Iya benar sudah sandar. Terkait jenisnya sedang diperiksa Labfor,” ujarnya.
Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan kandungan sampel secara ilmiah sebelum aparat menyampaikan kepastian mengenai jenis dan jumlah narkotika yang diduga diangkut kapal tersebut.
Aditya mengatakan, perkembangan penanganan kasus itu akan disampaikan melalui konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (23/10/2026).
“Lebih lengkapnya nanti tunggu rilis rencana hari Jumat ya,” tutupnya.
Konferensi pers tersebut diproyeksikan dipimpin langsung oleh Kapolri. Pemaparan itu diharapkan mengungkap secara terperinci proses penangkapan MT Global 168, berat pasti barang bukti, serta dugaan keterlibatan jaringan penyelundupan narkotika internasional.
Sementara itu, pengamanan di sekitar kapal tanker yang bersandar di dermaga Terminal Penumpang Bandar Deli masih diperketat sambil menunggu hasil pemeriksaan dan penjelasan resmi aparat penegak hukum.


