Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Polres Bogor dirangkai pemberian penghargaan kepada personel Polri yang gugur. Upacara digelar di Lapangan Parkir Tribun Barat VVIP Stadion Pakansari Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Rabu (10/7) sekitar pukul 08.00 WIB.
Disampaikan Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena kepada Newscorner.id, dalam upacara peringatan HUT Bhayangkara bertema “Dengan Semangat Promoter, Pengabdian Polri untuk Masyarakat Bangsa dan Negara” itu, bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Bogor Hj Ade Munawaroh Yasin SH MH, dan Komandan Upacara AKP Fadli Amri SH SIK MHum yang menjabat Kasat Lantas Polres Bogor.
Upacara dihadiri personel TNI dan Polri se-Kabupaten Bogor, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, serta pimpinan instansi terkait. Jiga, Ketua Organisasi Masyarakat Islam dan Organisasi Masyarakat Kepemudaan. Kegiatan ini melibatkan 1.000 pasukan gabungan dari anggota Polri, TNI, Satpam, dan ormas se Kabupaten Bogor.
Dalam kegiatan tersebut diberikan penganugerahan tanda penghormatan Satya Lencana 8, 16, 24, dan 32 Tahun kepada Kompol Muhtarom SE, AKP Pramudi, Aiptu Nurbaeti, Aipda Ari, dan Bripka Ade Efendi.
Sementara itu, Bupati Bogor Hj Ade Munawaroh Yasin membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dalam sambutan tertulisnya, Joko Widodo mengucapkan terima kasih dan
memberikan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, dan perjuangan tanpa pernah mengenal lelah, yang ditunjukkan personel Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Serta menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pengayoman.
Ia juga mendoakan para personel Polri yang gugur dalam tugas memelihara keamanan negara.
“Kerja keras dan pengabdian Polri telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik. Polri
dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan pemerintah, yaitu
Asian Games, Asian Para Games, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018,” katanya.
Polri dan TNI, lanjutnya, juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019, sehingga terselenggara dengan aman, damai, dan demokratis.
“Perayaan Natal 2018, Tahun Baru 2019, sampai Ramadhan dan Idul Fitri 2019, kita juga merasakan situasi kamtibmas yang kondusif, stabilitas harga, dan penanggulangan bencana,” sebutnya.
Polri juga, katanya lagi, telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai kejahatan konvensional, kejahatan lintas
negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan siber. Lalu, kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik
sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis. Hingga kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing, dan tindak pidana korupsi.
Disebutkan, sepanjang tahun 2018, Polri telah mengungkap kerugian negara senilai Rp2,9 triliun dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun.
Disampaikan juga, Polri telah meningkatkan akuntabilitas dan transparansi serta keberhasilan mewujudkan 69 Zona Integritas, yang terdiri dari 64 Satker dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 5 Satker dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Hal ini menempatkan Polri pada urutan kedua Kementerian/Lembaga dengan Zona Integritas terbanyak setelah Kementerian Keuangan.
Selanjutnya, disampaikan beberapa instruksi sebagai
pedoman dalam pelaksanaan tugas.
Pertama, terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Kedua, mengedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
Ketiga, terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten, dan berkelanjutan.
Keempat, meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
Kelima, memerkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dalam negeri.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Ketua Majalis Ulama Indonesia (MUI) dan keluarga personel Polri yang gugur dalam tugas. Di antaranya, Aiptu Anumerta Setiawan yang merupakan Bhabinkamtibmas Polsek Parung dan Bripka Anumerta Arif Budi Santoso anggota Intelkam. Penghargaan juga diberikan kepada masyarakat yang telah berperan membantu tugas pokok Polri.
Kegiatan dilanjutkan syukuran, dan doa oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor. Kegiatan ditutup dengan tradisi purna bakti anggota Polres Bogor sebanyak 19 dan 2 orang PNS. (*)


Discussion about this post