Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi memimpin serah terima jabatan (sertijab) 6 Kapolsek jajaran Polrestabes Medan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Jumat (20/12).
Mereka yang mengikuti sertijab yakni
Kapolsek Medan Barat dari Kompol Choky Meliala SIK SH MH kepada Kompol Afdal Junaidi SIK, Kapolsek Medan Area dari Kompol Anjas Asmara Siregar SSos kepada Kompol Faidir Chan SH, dan Kapolsek Helvetia dari AKP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK kepada Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK.
Kemudian, Kapolsek Delitua AKP Dolly Nelson Nainggolan SH MH kepada AKP Zulkifli Harahap SH, Kapolsek Patumbak dari AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK kepada Arfin Fahreza SH SIK, dan Kapolsek Pancur Batu dari Kompol Faidir Chan SH kepada AKP Dedy Dharma SH.
Acara sertijab dihadiri Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Rifani SIK, lara Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran Polrestabes Medan, Bhayangkari Cabang Medan, dan personel Polrestabes Medan.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi mengatakan, sertijab harus dilaksanakan sebagai bentuk bahwa organisasi itu hidup dan berkembang. Sehingga Sumber Daya Manusia memiliki jabatan tertentu, terutama pada tataran pimpinan, baik di first line supervisor, pimpinan pada tingkat awal, tingkat menengah, maupun tingkat tinggi harus digerakan supaya organisasi ini selalu berkerja dan berkembang, menyesuaikan dengan perubahan lingkungan serta tantangan yang dihadapi, yang tentunya sangat kompleks dan dinamis.
Disebutkannya, pelaksanaan tugas satuan Polsek diserahterimakan pada jajaran Polrestabes Medan merupakan satuan yang andalan. Sebab Polsek adalah satuan yang terdepan, yang berinteraksi dengan masyarakat. Juga memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai basis deteksi pelayanan terdepan, serta merespon berbagai gangguan kamtibmas maupun keluhan masyarakat.
“Inilah satu yang terdepan yang hari-harinya harus berada di tengah masyarakat, harus hidup di lingkungan masyarakat untuk mendengar, untuk memahami, untuk merespon berbagai hal yang diperlukan agar gangguan kamtibmas ini menjadi tiada dan situasi berjalan kondusif,” katanya.
Masih kata Kapolrestabes, beberapa prioritas gangguan Kamtibmas yang dihadapi Kapolsek yaitu: Konflik Sosial. Kapolrestabes menegaskan, dirinya tidak ingin potensi konflik sosial tidak terdeteksi sejak awal.
“Ketika kita mampu mendeteksi sejak awal, kemudian kita merespon secara baik dan cepat menanganinya, saya yakin potensi konflik sosial tidak akan menjadi gangguan nyata yang dapat merugikan stabilitas Kamtibmas. Konflik sosial, lanjutnya, banyak pemicunya seperti latar belakang SARA, sosial,
ekonomi, antar OKP, dan sebagainya.
Selanjutnya, Gangguan Kamtibmas, yaitu masalah narkoba dan judi. Kapolrestabes minta di wilayahnya benar-benar clear.
Lalu, Masalah 3C. Mapping wilayah- wilayah yang rawan 3C, yaitu curas, curat, dan curanmor. Polisi harus hadir di wilayah-wilayah tersebut dan gerakan PAM Swakarsa. Selain itu, memonitor sel-sel jaringan radikal dan terorisme yang ada yang bekerjasama dengan seluruh unsur, yaitu tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintahan daerah untuk mendeteksi gerakan-gerakan yang mungkin terjadi.
“Lakukan pendekatan, pendalaman, dan monitor. Sehingga apapun yang terjadi di wilayah kita itu bisa dideteksi dengan baik. Saya minta hal-hal yang bersifat prioritas ini menjadi hal penting, yang harus dilaksanakan dan diikuti dengan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tegas Kapolrestabes.
Masih kata Kapolrestabes, polisi harus bersikap senyum, sapa, dan salam.
“Pak Kapoldasu yang baru ini sangat menekankan kepada anggota untuk selalu senyum kepada masyarakat yang dilayani, apapun itu keadaannya. Ini merupakan bagian dari prioritas kita. Apapun kondisinya, layani masyarakat dengan baik, respon cepat berbagai keluhan, dan panggilan situasi yang terjadi di lingkungan,” terangnya.
Dilanjutkan Kapolrestabes, polisi akan menghadapi kegiatan agenda politik, yaitu Pemilihan Walikota Medan. Hal tersebut, sambungnya, juga menjadi prioritas.
“Kita sudah mengalami mulai Pilkada, Pilpres, dan ke depan kita akan menghadapi Pemilihan Walikota Medan. Netralitas harus ditegakkan, cek dinamika politik yang berpotensi terjadinya konflik sosial dan gangguan Kamtibmas. Lakukan pendekatan- pendekatan kepada masyarakat agar mereka mendukung pelaksanaan tugas kita. Masyarakat akan percaya dengan kita dan eksistensi kita sebagai satuan organisasi kepolisian akan semakin baik di hadapan masyarakat,” paparnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolrestabes mengatakan, Kompol Choky telah melaksanakan tugas dengan baik di wilayahnya. Semoga sukses di tempat yang baru. Kepada AKP Sah Udur diucapkan terima kasih atas prestasi terhadap masyarakat selama melaksanakan tugas di wilayahnya.
“Saya sangat apresiasi. Saya ucapkan selamat di tempat yang baru. Kompol Anjas Asmara, AKP Dolly, dan AKP Ginanjar, saya ucapkan terima kasih yang selama ini wilayahya aman. Tetap jaga kredibilitas, tetap jaga kinerja dengan baik, jangan pernah kendor melaksanakan tugas, dan ukir prestasi. Masih banyak waktu yang harus ditempuh untuk meniti karir ke depan. Kepada pejabat yang baru, saya ingatkan kembali hal yang prioritas. Tolong dicatat dan dicamkan kredibilitas satuan dan pribadi ada di tangan Anda dalam meniti karir,” sebut Kapolrestabes.
Kepada anggota Bhayangkari yang suaminya mendapat jabatan baru, diingatkan untuk mendampingi suami dengan baik.
“Ingatkan untuk terus berkarya di kepolisian ini sehingga menjadi kebanggaan seluruh organisasi Polri,” imbaunya. (*)


Discussion about this post