Duka mendalam menyelimuti kerabat dan keluarga Joni Acdin Saragih (30) warga Sindaraya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun. Pria yang disebut-sebut akan melangsungkan pernikahan dalam waktu yang tak lama lagi itu tewas dalam kecelakaan pada Kamis (5/3) sekitar pukul 14.30 WIB di Jalinsum Parapat-Balige, tepatnya di jembatan Sisera-sera, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun.
Gita boru Silalahi yang disebut merupakan kekasih korban menjerit histeris ketika mengetahui kejadian itu. Menurut informasi Joni Saragih rencananya akan menikahi Gita boru Silalahi beberapa bulan lagi, namun akibat dari kejadian itu pernikahan pun batal. Joni Saragih sudah terlebih dahulu menghadap sang Khalik.
Informasi dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat Joni Acdin Saragih bersama rekannya pegawai PDAM Tirtalihou Simalungun Unit Parapat sedang memperbaiki pipa air yang bocor. Namun tetiba satu unit truk Colt diesel bernomor BK 8761 EN yang datang dari arah Toba menuju Medan terbalik dan muatannya tumpah dan langsung menimpa mereka.
Berdasarkan keterangan warga yang kebetulan berada di belakang truck itu saat kejadian, menceritakan bahwa mobil truk bermuatan kayu tersebut datang dari arah Kabupaten Toba menuju Siantar itu melaju dengan kecepatan tinggi sehingga diduga supir truk tersebut tak dapat mengendalikan mobilnya.
Mobil truk yang bermuatan kayu itu sempat terlihat oleng, diduga akibat muatan yang terlalu banyak sehingga di saat jalan menurunan dan berkelok truk tersebut oleng dan langsung terguling.
“Saat mobil tersebut terguling yang kebetulan dilokasi truck terbalik ada tiga orang pegawai PDAM Tirtalihou Simalungun Unit Parapat sedang memperbaiki pipa air yang bocor saat truk itu terbalik dan muatannya tumpah dan langsung menimpa ketiga pekerja,” katanya
Warga yang melihat kerjadiuan itu langsung berusaha mengevakuasi korban dari timbunan kayu. Korban langsung dilarikan ke UGD Rumah Sakit Parapat. Tak berselang lama petugas Sat Lantas Polsek Parapat tiba di lokasi.
Akibat dari kejadian tersebut, tiga orang pegawai PDAM Tirtalihou Parapat menjadi korban akibat tertimpa kayu muatan truk tersebut, satu di antaranya tewas di tempat kejadian.
Sementara Simon Panjaitan (35) Warga Girsang yang mengalami luka luka dan Semartin Sinaga (30) Warga Sait Nihuta Parapat mengalami luka berat dan terpaksa dirawat di UDG Rumah Sakit Parapat.
Sementara Baster Purba, pengemudi truck mengaku membawa kayu yang dimuat dari Siborong-borong dan rencananya hendak dibawa ke Medan.
“Saat kelokan laju truck tak bisa saya kendalikan karena muatan terlalu berat, akhirnya terbalik dan menimpa ketiga pekerja yang lagi memperbaiki pipa di samping jembatan,”katannya.
Kanit laka Satlantas Polres Simalungun IPDA Ramadhan Siregar ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut.




Discussion about this post