Tiga orang terkapar di aspal badan Jalan Umum Jalan Umum Km 01-02 arah jurusan Simpang Dolok Merangir-Serbelawan Kelurahan Serbelawan, Kecamatab Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Kamis (12/3/2020) sekira pukul 21.00 WIB. Ketiganya terkapar setelah satu unit sepedamotor Yamaha Vega tanpa plat nomor kendaraan bertabrakan sepedamotor Honda Supra X BK 5461 ZAT.
Ketiga korban yaitu Bagus Sulistio (16) warga Kampung Baru Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun. Pria yang masih berstatus pelajar ini merupakan pengendara sepedamotor
Yamaha Vega tanpa plat nomor kendaraan.
Dua korban lainnya, Salino (47) dan Sri Yatini (41). Keduanya warga Dusun III Naga Raja I Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Informasi dihimpun, malam itu, Bagus Sukustio mengendarai sepedamotornya. Diperkirakan ia melaju dari arah simpang Dolok Merangir menuju Kota Serbelawan dengan kecepatan relatif tinggi. Begitu tiba di lokasi kejadian, diduga ia kurang hati-hati dan kurang memerhatikan sepedamotor Honda Supra X yang datang dari arah berlawanan. Alhasil tabrakan tak terelakkan.
Pasca tabrakan, ketiga korban terkapar di badan jalan. Bagus mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit (RS). Laras Bah Hapal. Namun kemudian ia dirujuk Ke RS Vita Insani Pematangsiantar.
Begitu juga Salino dan Sri Yatini, mengalami luka-luka dan dirawat di RS Bah Hapal.
Menurut Kanit Laka, Sat Lantas Polres Simalungun, Ipda Ramadan Siregar , setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui sepedamotor Yamaha Vega yang dikendarai Bagus Sulistio dalam kondisi kurang standar untuk keselamatan.
Selain mengamankan dua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan, polisi juga telah memeriksa tiga orang saksi. Ketiganya yakni Muhammad Rofii (16) warga Jalan Karya Bakti Kelurahan Parluasan Barat No 43 Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun,
Muhammad Amar Syafiq (18) warga Jalan Merdeka Kelurahan Serbelawan, dan Fitra Ryandika (17) warga Huta Dolok Merangir II Nagori Dolok Merangir Kecamatan Dolok Batu Nanggar. (*)




Discussion about this post