Minar Boru Damanik, seorang pekerja Alfamart di Pematangsiantar, menjadi korban jambret pada Jumat (26/6) sore sekira jam 16.15 WIB di di Jalan Sisingamangaraja, tak jauh dari Simpang Segitiga Universitas Simalungun (USI), Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar. Kejadiaan itu menimpanya saat pulang bekerja dari Alfamart di Jalan Sisingamangaraja. Sore itu ia pulang dan berjalan kaki ke arah Simpang Tiga Kampus USI untuk menunggu angkutan menuju rumah kostnya di Jalan Bali, Pematangsiantar.
Tetiba saat Minar membuka Hp merek Xiaomnya, dua orang pria dengan mengendarai sepedamotor matic Skywife tanpa plat nomor polisi (Nopol) atau TNKB yang datang ke arahnya dan langsung merampas HP dari tangannya.
Minar pun langsung berteriak, mengetahui apa yang dialami wanita itu, seorang pengendara Ojek Online (Ojol) menghampiri korban kemudian memboncengnya mengejar kedua pelaku yang kabur dan membelok ke Simpang Jalan Batu Permata Raya, tepatnya dari samping Kantor Dinas Perhubungan (Dishub).
Di saat bersamaan, AIPDA Putra Sormin salah seorang personil Unit Intelkam Polsek Siantar Martoba tengah melintas dan patroli. Polisi itu pun ikut mengejar kedua pelaku. Dikejar, pelaku ternyata masuk ke Gang Buntu.
JS salah seorang pelaku langsung kabur ke arah sungai, sedangkan pria yang mengemudikan sepedamotor berhasil ditangkap dan terakhir diketahui bernama Ganda Marpaung. Dalam waktu singkat, warga langsung ramai dan menghakimi warga Jalan Ring Road Sibatu-batu Blok lll, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari itu.
AIPDA Putra Sormin setiba di Gang Buntu langsung menyelamatkan Ganda yang sudah babak belur diamuk warga. Pria itu bahkan sudah sempat ditelanjangi warga dan hanya tinggal memakai celana dalam. Putra Sormin pun meminta bantuan ke Polsek Siantar Martoba.
Tidak lama kemudian personil piket Unit Reskrim dan Sabhara Polsek Siantar Martoba datang dan membawa Ganda ke Mako Polsek Siantar Martoba dengan menggunakan mobil patroli. Salah seorang personil pun mengamankan sepedamotor yang sebelumnya dikendarai pelaku serta membonceng korban untuk membuat laporan pengaduan.
“Aku tadi jalan kaki kearah Simpang Tiga USI untuk menunggu mopen, tapi saat buka HP tiba-tiba dijambret kedua pelaku itu. Untung ada seorang Ojol berhenti dan membonceng untuk mengejar. Mereka masuk ke Gang Buntu makanya warga berhasil menangkap pelaku itu (Ganda Marpaung-red) satu lagi temannya kabur ke arah sungai,” terang Minar di Polsek Siantar Martoba.
Di hadapan polisi, Ganda Marpaung mengaku baru kali itu menjambret namun sudah berulang kali melakukan penggelapan HP di Kawasan Pasar Horas. Pada bulan Februari 2020 yang lalu, ia sempat ditahan satu hari di Mako Polsek Siantar Barat.
“Aku tadi diajak si JS mau cari kerja karena aku pengangguran, tapi nyatanya malah menjambret. Si JS kabur ke arah sungai sedangkan aku ditangkap di Gang Buntu itu karena aku yang bawa sepedamotor,”kata Ganda.


Discussion about this post