Langkah yang dilakukan Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini dalam menyelamatkan generasi dari dampak buruk narkoba di wilayah hukumnya layak dicungi jempol. Wanita yang belum lama dipercaya untuk memimpin di kota salak ini, terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Bersama sejumlah anggotanya, Jumat (26/6) Juliani prihartini melakukan penyisiran ke gua yang ada di pinggiran sungai di Silayang-layang Kelurahan Wek II Kecamatan Psp Utara Kota Padangsidimpuan. Lokasi tersebut diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan Narkoba.
Mulai Pukul 15.00. s/d 17.00 WIB tim menyusuri pinggiran sungai lalu memeriksa gubuk-gubuk kosongyang diduga kuat sebagai lokasi untuk pengguna dan transaksi peredaran narkoba. Di sana ditemukan plastik bekas tempat sabu, bong, pipet, mancis, puntung rokok.
Sesuai dengan informasi dan aduan yang diterima dari masyarakat, AKBP Juliani Prihartini dan tim kemudian bergerak ke lokasi kedua berupa gua di pinggir sungai. Dari sana ditemukan juga bekas pipet, botol air mineral dan bong yang biasa digunakan untuk gunakan sabu. 
Kepada Newscorner.id Kapolres Padangsidimpuan itu menyampaikan bahwa hal tersebut menjadi perhatian mereka. Juliani Prihartini juga mengimbau agar masyarakat bisa lebih peduli terhadap lingkungan, sehingga pencegahan dan pemberantasan narkoba di Padangsdimpuan menjadi tanggung jawab bersama.
“Hal ini menjadi perhatian kepada kami Polres Padangsidimpuan dan kami menghimbau agar masyarakat bisa peduli terhadap lingkungan, sehingga peredaran narkoba di Padangsdiimpuan menjadi tanggung jawab bersama. Sehingga tidak semakin bertambah korban pengguna narkoba dan merusak generasi muda,” sampainya.

Lebih lanjut disampaikannya, saat datang ke tempat tersebut diduga beberapa orang yang sebelumnya berada di sana mengetahuinya dan langsung kabur dari lokasi.
“Medannya memang agak sulit, kami aja nyebrang sungai dulu baru naik lagi ke atas. Diduga orangnya langsung kabur saat tahu ada yang datang. Karena di lokasi kami masih menemukan sisa minuman es dan bakso,” kata Kapolres. (Vay)


Discussion about this post