Kerusuhan terjadi di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara, Senin (29/6/2020). Informasi dihimpun, dalam peristiwa tersebut, sejumlah unit kendaraan roda empat dan roda dua sempat dibakar massa, termasuk mobil Wakapolres.
Informasi dihimpun, kerusuhan disebabkan oleh adanya masyarakat yang tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600.000 yang berasal dari dana desa. Selain itu, massa juga melakukan pelemparan terhadap para petugas yang ada di lokasi kejadian.
Mengantisipasi, kerusuhan, 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Sat Brimob Polda Sumut di turunkan ke lokasi kejadian.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Abu Bakar Tertusi melalui Danyon C Pelopor, Kompol Buala Zega menyampaikan kepada wartawan , 1 SSK personel Sat Brimob ini telah diturunkan sejak pukul 18.00 WIB.
Lihat postingan ini di Instagram
Buala menjelaskan, dalam pengamanan ini, pihaknya juga menyiagakan sebanyak 1 unit kendaraan Ranjabyon dan 3 unit Randis R 6.
Selain itu para personel yang turun juga dilengkapi dengan peralatan lengkap untuk penindakan huru hara. Ia menyebutkan, kerusuhan dengan cara melakukan pemblokiran jalan lintas Padangsidimpuan – Panyabungan.

Bantuan pasukan pun datang dari Polres Padangsidimpuan yang wilayahnya lebih dekat untuk menjangkau lokasi kejadian. Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini menyampaikan pihaknya sudah mengirimkan bantuan 42 Personil yang BKO ke Madina.
Sementara itu Humas Polres Madina Bripka Yogi Yanto ketika dihubungi Newscorner.id pada Senin (29/6) malam sekitar pukul 20.22 WIB menyampaikan pihaknya masih melaksanakan pengamanan, sementara jalan masih diblokir.
“Kami masih pengamanan bang. Jalan masih diblokir,” balasnya.


Discussion about this post