Viral di media sosial, terkait meninggalnya seorang tokoh pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan. Kapolsek Babakan Madang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Silfia Sukma Rosa,SH.,S.I.K pada Rabu (16/09) pun segera melakukan penelusuran.
Seorang Tokoh Pimpinan Pondok Pesantren Rodotul Barokah di Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang dikabarkan meninggal dunia karena dugaan penganiayaan yang dialaminya.
Enggan berlama-lama mendengar kabar tersebut, Kapolsek Babakan Madang lakukan penelusuran sebab meninggalnya tokoh Pimpinan Pondok Pesantren tersebut.
“Ada kabar meninggal dunia seorang Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan tindak pidana penganiayaan, kami langsung bergegas mengecek kebenaran informasi tersebut,” sebutnya.
Dari hasil penelusuran Kapolsek dan tim, ternyata informasi yang beredar virl tersebut tidaklah benar. Sang ustadz memang bebar meninggal, tetapi bukan karena penganiayaan namun karena penyakit yang dideritanya
“Hasil kroscek yang kami lakukan bersama dengan Pak Kasat Intel dengan disaksikan keluarga, istri, RT, RW dan warga setempat, bahwa kematian K.H Abdul Kohar bukan dikarenakan tindak pidana penganiayaan (Pengeroyokan), melainkan beliau wafat karena penyakit komplikasi dan ginjal yang dideritanya serta sempat terjatuh di dalam kamar mandi”, tutur Kapolsek Babakan Madang.
Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy pun mengimbau kepada warga masyarakat jangan terlalu mudah percaya dan terprovokasi dengan adanya berita yang belum tentu kebenarannya.
Jangan gampang percaya dengan informasi yangbelum tentu kebenarannya. Lakukan pengecekan bersama Muspika dan Polsek setempat serta lakukan Tabayyun,” tutur Kapolres Bogor Polda Jabar AKBP Roland Ronaldy.


Discussion about this post