Debt collector salah satu perusahaan pembiayaan, SH, dipukuli sekelompok orang menggunakan batu di kawasan ringroad, Medan, Rabu (30/9/2020). Akibatnya, kepala pria itu berlumuran darah.
Informasi dihimpun, awalnya korban bersama seorang rekannya mengejar
1 unit mobil milik PS dan FS dari Kota Pematangsiantar. Sebab kredit mobil tersebut belum dibayar hingga beberapa bulan.
Setelah mobil tersebut bisa dihentikan, selanjutnya digiring oleh korban menuju Kota Medan. Ternyata, di perjalanan, para pelaku menghubungi rekan-rekannya, yang ternyata anggota salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas). Oleh pelaku, rekan-rekannya itu diminta stand by di perusahaan pembiayaan di Medan.
Begitu tiba, korban dan pelaku masuk ke kantor. Di dalam kantor, PS meminta keringanan pembayaran kredit mobil miliknya. Namun perusahaan tidak setuju dan berniat menarik mobil dari PS.
Di dalam kantor terjadi keributan antara PS dan pihak perusahaan. Keributan terjadi hingga ke depan kantor. Hingga kemudian, terjadi perkelahian yang mengakibatkan kepala SH pecah akibat pukulan batu.
Salah seorang pegawai membenarkan kejadian tersebut.
“Pelaku dibawa ke Polsek Sunggal itu. Kami yang menyerahkannya. Tadi kami temukan pisau di celananya,” katanya.
Diterangkannya, dari Kota Pematangsiantar korban bersama rekannya mengejar mobil yang menunggak pembayaran kredit. Setelah terkejar, korban membawa pemilik mobil ke kantor perusahaan pembiayaan di kawasan ringroad.
“Di kantor, korban dipukuli pelaku yang merupakan nasabahnya. Sebelum sampai ke kantor, pelaku sudah memanggil teman-temannya dan berkumpul di luar kantor,” katanyam
Setelah terjadi perkelahian, para pegawai datang dan mengamankan para pelaku bersama 2 unit mobil ke Polsek Sunggal,” sebutnya.
Yudi (27) warga Jalan Seroja, Kelurahan Sei Sekambing B, Kecamatan Medan Sunggal yang saat itu turut menyaksikan keributan mengaku melihat seorang lelaki dibawa ke RS Teremargaret dengan kondisi kepala berdarah-darah.
“Tapi aku nggak tau penyebabnya. Katanya, dia orang leasing yang dipukuli. aku ngak tau bang, cuma aku lihat ada laki-laki dalam keadaan kepala bercucuran darah dibawa keluar kantor leasing itu ke RS Teremargaret bang, infonya dia orang leasing yang dipukuli nasabahnya,” ucap Yudi.
Sekitar pukul 20.00 WIB salah satu ormas mendatangi Polsek Sunggal, meminta rekan mereka dibebaskan. (737)


Discussion about this post