Warga Jalan Wakaf, Gang Pertanian, Dusun 4, Payabakung, Desa Serbajadi, Kecamatan Sunggal, digemparkan dengan penemuan mayat pria dalam kondisi bersimbah darah.
Informasi dihimpun Selasa (3/10), saat ditemukan jasad Reval Pahrudin, remaja yang berusia sekira 18 tahun, warga Jalan Kopi, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Kota Binjai, itu mengenakan baju kaos dan celana panjang warna abu-abu. Diduga kematiannya ada hubungannya dengan proses jual-beli handphone melalui media sosial.
Pada tubuh korban didapati sejumlah bekas luka tusukan seperti senjata tajam. sedangkan di sekitar lokasi ditemukan sebilah pisau. Atas penemuan mayat itu warga pun langsung melaporkan kasusnya ke Polsek Sunggal.
“Penemuannya tadi malam tepatnya di dekat Perkuburan Nasrani. Kondisi mayat didapati sejumlah luka di tubuhnya,” ucap Tukiran salah seorang warga sekitar.
Tak lama berselang, personil Polsek Sunggal bersama Tim Inafis Polrestabes Medan yang menerima laporan adanya penemuan mayat langsung turun ke TKP mengavakuasi. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk diotopsi. Korban mengalami luka tusuk sebanyak 37 liang
“Untuk identitas mayat pria itu tidak kami kenali bang. Sepertinya bukan warga sini,” ungkap Tukiran.
Informasi dari kepolisian, Mayat ditemukan warga pada Senin (2/11) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Warga yang melintas dan melihat darah di tengah jalan, lanjut warga memberitahu kepada kepala dusun, dan mereka kemudian mendatangi lokasi dan melihat sesesok mayat laki -laki berimbah darah.
Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak, saat dikonfirmasi melalui telepon (3/11) membenarkan penemuan mayat laki-laki penuh luka ini .”Benar, saat ini kita lagi kerja di kalangan”,pungkas Budiman.
Keluarga korban, kepada wartawan menyampaikan, sebelum meninggalkan rumah, Reval Pahrudin hendak pergi ke rumah temannya. Ia pergi dengan mengendarai sepeda motor Honda CBR 150.
“Malam kemarin korban pergi meninggalkan rumah dengan mengendarai sepeda motor jenis CBR 150 yang katanya akan ke rumah temannya, namun sekitar pukul 01.00 Wib Polisi datang ke rumah memberi kabar bahwa Reval Pahrudin telah meninggal dunia dan berada di Rumah sakit Bayangkara Medan untuk di lakukan Otopsi,” ujar keluarga korban kepada wartawan. ( 737 )


Discussion about this post