Seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) SMA Free Methodist jadi korban pembacokan di salah satu warnet yang ada di Jalan Medan-Binjai KM 10,8, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Peristiwa yang terjadi pada pada Rabu (10/2) sekitar pukul 21:00 WIB itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.
Informasi dihimpun, pembacokan terhadap Texas dilakukan oleh seorang pria bernama Piala Pardede. Preman yang sudah tak asing lagi namanya di kawasan tersebut.
Pasca kejadian tersebut, korban mengalami luka robek bekas bacokan di bagian kepalanya dan terpaksa harus mendapat perawatan medis di jahit pada lukanya.
Penganiayaan tersebut pun telah dilaporkan oleh orangtua korban ke polisi.
View this post on Instagram
Dalam laporan polisi bernomor STTLP/44/II/2021/SPKTPOLSEK SUNGGAL pada 11 Februari 2021 dini hari sekitar pukul 1.00 WIB di Polsek Sunggal disampaikan kronologis kejadian yang menimpa Texas.
Kini, korban dan orang tuanya Karsono Silalahi(49) warga Jalan Binjai KM 10, Gang Dame, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang berharap polisi dapat menangkap pelaku.
Karsono Silalahi ketika dikonfirmasi Newscorner.id pada Kamis (18/2) menerangkan, sebelum kejadian anaknya, Texas anak keempat dari lima bersaudara itu awalnya disuruh pelaku membeli kopi luwak plus susu.
Namun setelah kembali, korban hanya membawa kopi luwak tanpa susu, karena di warung tempatnya membeli minuman itu tak tersedia susu.
Mendapat pesanannya tak sesuai, pelaku yang dikenal preman kampung itu langsung melemparkan kopi dan pulpen ke arah korban. Tak sampai di situ, korban pun dilukai dengan pisau.


Discussion about this post