‘Kerukunan dalam Keluarga dan Lingkungan untuk Wujudkan Indonesia Damai’
Tema ini memiliki makna Tim Penggerak PKK saling bahu-membahu dengan segenap komponen masyarakat untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh keluarga bahwa kondisi aman, nyaman, damai di negara Indonesia dimulai dari keluarga.
Ini mengingatkan bahwa keluarga dan lingkungan harus menjadi benteng utama dan pertama untuk menciptakan kondisi aman, nyaman, tenteram, dan damai.
Hal ini ditekankan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pematangsiantar, Ny.Syahputri Hefriansyah saat membacakan sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-46 Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2018, bertempat di di Aula Dharma Wanita Persatuan jalan Porsea, Kamis, (12/4/2018).
Lanjut Syahputri menambahkan, di zaman saat ini berbagai informasi dapat dengan mudah masuk dalam keluarga. Informasi yang tidak benar yang masuk dalam keluarga akan dapat menimbulkan konflik komunal dan bahkan sosial.

Apabila sudah timbul konflik dampaknya adalah hilangnya rasa aman, nyaman, tenteram dan damai di lingkungan masyarakat.
Untuk itu keluarga berperan penting sebagai benteng utama dan pertama bagi ketahanan keluarga.Ketahanan Keluarga yang diharapkan adalah setiap keluarga memiliki kemampuan dan kemauan secara kolektif dalam memilih mana yang baik dan mana yang buruk.
Sementara itu Sekda Budi Utari Siregar,AP mengungkapkan, PKK merupakan mitra pemerintah dalam melaksanakan pembangunan dibidang sosial, pendidikan, kesehatan, perekonomian. Untuk itu peran PKK sangat diperlukan dalam menyukseskan pembangunan daerah.
Maka dari itu peringatan ini hendaknya bukan seremonial semata namun lebih kepada upaya meningkatkan sinergitas dan koordinasi antar pengurus dan kader PKK serta hubungan PKK dengan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang sejahtera.

Diharapkan, peran PKK akan lebih profesional dan proporsional. Itu berarti PKK melakukan tugas dan fungsinya secara normatif, kreatif, tepat waktu dan bertanggung jawab serta melakukan kegiatan-kegiatan yang memang secara teknis sebagai tugas pokoknya sebagai mitra kerja Pemerintah Daerah. Untuk itu sinergitas PKK dengan instansi terkait baik tingkat provinsi maupun kota menjadi sangat penting.
Lanjut, menurut Sekda, bahwa Tim Penggerak PKK khususnya PKK Kota Pematangsiantar telah mampu menjabarkan sinergitas ke dalam program kerja yang terarah, berorientasi kedepan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Budi Utari menilai Tim Penggerak PKK telah banyak berbuat nyata dalam mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama berpartisipasi dalam pengentasan kemiskinan melalui penanganan masalah pendidikan, kesehatan, dan peningkatan keterampilan kerja masyarakat.
Sebelumnya Ketua Pelaksana Ny.Betty Togar Sitorus dalam laporan tertulisnya yang dibacakan Ny.Flora Siagian mengungkapkan Tema HKG ke-46 tahun ini adalah ‘Kerukunan dalam Keluarga dan Lingkungan untuk Wujudkan Indonesia Damai’ adapun maksud dan tujuan, untuk meningkatkan kreaktivitas dan inovatif para Ketua TP.PKK Kecamatan dan Kelurahan dalam hal pembinaan 10 program pokok PKK, sehingga terciptanya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, sesuai tujuan pokok PKK memberdayakan kesejahteraan keluarga.
Diakhir acara Ketua TP.PKK Kota Pematangsiantar, Ny.Syahputri Hefriansyah didampingi Ny.Yustina Riski Hasibuan Budi Utari selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Melakukan pemotongan nasi tumpeng dan menyerahkan kepada Sekda Budi Utari Siregar,AP dan kepada Staf Ahli Walikota Drs.Edi Noah Saragih, Asisten II Drs.H M Akhir Harahap serta perwakilan dari Ketua TP.PKK Kecamatan dan Kelurahan. Selanjutnya penyerahan hadia kepada para pemenang lomba penyuluhan penerapan 10 program pokok PKK. (REL)


Discussion about this post