Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda NEWS
Aksi Perampokaan dan Penganiayaan di Pondok Bulu Diduga Libatkan Camat dan Pangulu. Polisi Diminta Bertindak

Aksi Perampokaan dan Penganiayaan di Pondok Bulu Diduga Libatkan Camat dan Pangulu. Polisi Diminta Bertindak

Editor: NEWSCORNER.ID
5 Mei 2018 | 17:05 WIB
in NEWS, Siantar
0
Iklan
36
SHARES
15
VIEWS

 

Aksi peramampokan dan penganiayaan d wilayah Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun telah resmi dilaporkan ke Polres Simalungun. Tindak pidana yang diduga melibatkan Camat dan Pangulu itu pun diminta untuk segera disikapi oleh kepolisisan.

Harapan yang sama juga disampaikan warga yang mengetahui kejadian tersebut. ” Jangan sampai ada tindak pidana kriminal yang dilindungi, mau camat atau bahkan jenderal sekalipun. Negara kita adalah negara hukum, dan setiap warga negara dilindungi,” tegasnya

Wahyu Franz Saragih, salah seorang korban atas aksi warga yang terjadi pada Kamis 03 Mei 2018 dini hari tersebut, menuturkan bahwa penghadangan, penganiayaan, pengrusakan, dan pencurian atas kendaraan dan tubuh yang dialami mereka ketika melintas adalah murni tindakan pidana yang terorganisir.

Akibat kejadian itu Wahyu Franz Saragih melakukan pelaporan kepada pihak Polres Simalungun.

” Saya telah melaporkan kejadian kepada Polres Simalungun. Laporan atas terjadinya tindakan pencurian dengan kekerasan dan penganiayaan secara bersama sama itu ditujukan kepada Camat Dolok Panribuan, Pangulu Pondok Bulu, aparat desa dan beberapa warga,” ucap Wahyu Franz kepada wartawan Sabtu (05/05/2018).

Laporan tersebut, sambung Wahyu, bersesuaian dengan Nomor STPL / 5/ V / 2018/ SU / SIMAl, dengan lokasi kejadian di simpang palang.

Menurutnya bahwa kayu yang mereka bawa saat melintas tersebut bukanlah berasal dari wilayah hutan melainkan dari lokasi milik mereka pribadi yaitu berasal dari Desa Sitahoan, Nagori Sipangan Bolon, Kecamatan Girsang Sipanganbolon.

Namun sayangnya, walau bukan di wilayah kuasa kecamatan ataupun desanya pihak Kecamatan, dan perangkat desa bersama sama dengan masyarakat malah melakukan tindakan anarkis dengan mengambat mobil dan truk mereka.

Bukan hanya menghambat bahkan para pelaku juga melakukan pencurian, pengrusakan serta penganiayaan secara bersama sama.

Diceritakannya pada saat kejadian yang saat itu mereka (para korban) mengemudikan satu unit truk cold diesel BK 8565 WA bermuatan kayu, mobil minibus jenis Avansa Veloz BK115 LO dan mobil jenis Triton.

Pada simpang palang dihentikan oleh warga.

Terjadi perdebatan mulut dilokasi tersebut. Sehingga akhirnya truk berhasil dihambat sementara dua mobil lainnya berhasil melarikan diri setelah sebelumnya penngrusakan terhadap mobil dilakukan.

” Malam itu ada saya kenal yang teriak, Dongan Silalahi. Dia kata jangan lari Simarmata. Aku terus melaju, ” ungkap Wahyu.

Kemudian, sambung Wahyu, terjadi kejar kejaran antara dirinya dengan warga. “Ada yang ngejar truk dengan avansa BK 1966. Kami kejar kejaran sekitar 4 Km. Lalu ada tunggul kayu yang dibuat juga sebagai penghadang dijalan. Namun saya elakkan. Dan berlindung ke Mapolsek Dolok Panribuan,” ujar Wahyu.

Diceritakan olehnya kembali, sesampai di Mapolsek, Ia menunggu dan mobil belum ada yang nongol.

Tak lama berselang datang sopir dengan luka luka. Sementara truk di berada di hutan diklat.

Lalu salah satu personil polisi menyarankan Wahyu untuk meminggirkan mobil truk karena dianggap truk melintang di tengah jalan. Dan sampai disana terlihat keadaan truk batre hilang, ban hilang serta keadaan mobil hancur.

30 menit kemudian massa datang kembali dengan membawa benda benda tajam.

“Mereka lihat saya. Datang Dongan Silalahi berkata serbu, matikan dia” ujar simarmata dan itu dihadapan Polisi.

” Mau lari ada yang tarik kerah baju dan saat itulah hilang rantai emas saya,” ungkapnya.

Lari kelokasi hutan dan tidak dibantu personil polisi, dimalam itu sambung ceritanya, dua jam berada di hutan, Ia kembali lagi kelokasi dan melihat mobil truk serta Triton sudah tidak ada lagi.

Sementara itu dikejadian, selain Wahyu Saragih Simarmata juga ada Carles Siahaan, Rahmad Nainggolan dan Keneddy Butar Butar yang menjadi korban.

Lain dengan kisahnya Wahyu yang berhasil melarikan diri hingga ke Mapolsek, lain pula kisah Charles Siahaan yang dihadang dan tidak sempat melarikan diri.

Carles bercerita, terhadang didalam mobil truk, ada sekitar 10 orang yang menggiring truk dan dirinya menuju kantor Pangulu. Ketika mau pergi dari giringan itu, baru terjadi pemukulan dan pelemparan / pengrusakan terhadap truk.

“Kejadian pemukulan didepan kantor Pangulu. Sebelum datang bantuan saat kejadian, sempat terjadi penyandraan kepada kami,” ujar dirinya.

Sambungnya lagi, dikejadian itu karena takutnya melihat warga dan pukulan pukulan yang dialami. Ia bersama rekannya nekat melompat kedalam jurang.

” Kami dipukuli, saya sampai lompat kejurang,” ucapnya.(Vay)

Tags: berita siantarinfo siantarpematangsiantarsiantar

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Pelindo Regional 1 Dorong Desainer Binaan Tampil di Medan Fashion Trend 2026, Perkuat Industri Kreatif Sumut

24 Juli 2026 | 20:43 WIB
NEWS

RS Murni Teguh Horas Insani dan Murni Teguh Memorial Hospital Raih Diamond Status WSO Angels Awards, Bukti Layanan Stroke Berstandar Dunia

24 Juli 2026 | 20:14 WIB
NEWS

IPK Hadir Di tengah Masyarakat, Bantu Korban Kebakaran

24 Juli 2026 | 19:09 WIB
NEWS

Toba Tilapia Perkuat Karakter dan Semangat Belajar Siswa Simalungun Melalui Rangkaian Aksi CSR Edukatif

24 Juli 2026 | 12:05 WIB
NEWS

POLRES LABUHANBATU SELATAN MELALUI SAT RESNARKOBA UNGKAP PEREDARAN SABU, DUA TERSANGKA DIAMANKAN DENGAN BARANG BUKTI 206,78 GRAM

23 Juli 2026 | 12:57 WIB
NEWS

Satuan Brimob Polda Sumut Lepas Tim Safari Dakwah Tahun Baru Hijriah 1448 H, Perkuat Sinergi Membangun Spiritualitas dan Moralitas Umat

23 Juli 2026 | 12:55 WIB
NEWS

DLH Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Akademisi, Mahasiswa Nommensen Diajak Tinjau Pengelolaan Sampah dan Laboratorium Lingkungan

23 Juli 2026 | 11:48 WIB
MEDAN CORNER

Body Mobil Jadi Gudang Sabu, Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 24 Kilogram

23 Juli 2026 | 11:40 WIB
NEWS

Pelindo Bukukan Laba Rp2,57 Triliun pada Semester I 2026, Naik 60 Persen Berkat Transformasi Bisnis

22 Juli 2026 | 22:07 WIB
MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan: Investigasi Ledakan Grand Polonia Masih Berlanjut, Labfor Temukan Jejak Kebakaran Singkat Akibat Gas

22 Juli 2026 | 20:28 WIB
Siantar

Patroli Blue Light Patrol Sisir Titik Rawan, Polres Pematangsiantar Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

22 Juli 2026 | 19:56 WIB
NEWS

Wujud Kepedulian Pasca Banjir, Polres Tapanuli Tengah Salurkan Paket Sembako untuk Warga Hutanabolon

22 Juli 2026 | 12:59 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport