Usai melaksanakan ibadah sholat subuh, Suwardi kebingungan di parkiran mesjid. Sepedamotor yang sebelumnya ditinggal di parkiran saat sholat telah raib.
Sebelumnya Sepedamotor Honda Beat warna merah maroon bernopol BK 5910 TAG milik Swardi (42) diparkirkannya di parkir Masjid Raya, Jalan Masjid, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat.
Kejadian baru diketahui, Jumat (11/5) sekitar pukul 05.30 WIB, ketika Swardi yang baru selesai menunaikan sholat subuh, hendak pulang kerumahnya di Jalan Kampung Jawa, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Simalungun.
Begitu tahu sepedamotornya telah hilang, Swardi sempat mencari di sekeliling halaman Masjid Raya. Hanya saja kereta milik Swardi yang hilang tak ketemu. Alhasil Swardi pun melapor ke Polres Siantar.
“Tadi jam 05.00 WIB aku singgah ke Masjid Raya mau sholat subuh berjamaah. Kereta diletak ditempat parkir, dan stang dikunci.”ucap Swardi saat dimintai keterangannya.
Setelah sepedamotor diparkir, Swardi mengambil air wudhu (air sembayang-red) lalu Swardi berjalan masuk ke dalam masjid untuk menunaikan sholat subuh.
Selesai menunaikan sholat subuh, sekitar pukul 05.30 WIB, Swardi hendak pulang kerumahnya. Namun sepeda motor Swardi telah raib.
“Sempat kucari di sekitaran masjid, dan nggak ketemu,”jelasnya.
Kapolres Siantar AKBP Doddy Hermawan SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Resbon Gultom, membenarkan sudah menerima pengaduan, dan sedang menyelidiki kasus tersebut. (Ridho)




Discussion about this post