Sry Wahyuni (53) warga Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara jadi korban penganiayaan oleh tetangganya.
Mahir Siregar pria yang berusia 50 tahun lebih ini diduga menganiaya korban (Sry Wahyuni) dengan tangannya hingga berkali – kali di depan keluarga korban, Minggu (13/05/18) sekitar jam 18.00 WIB.
Penganiayaa yang dialami korban pada saat, dia dan keluarganya tengah berkumpul didepan rumah bersama dengan keluarga yang lain. Tak berapa lama korban berkumpul dengan keluarganya, datang cucu dari Mahir Siregar yang masih dibawah umur melintas masuk kedalam gang mengendari sepeda motor dengan kecepatan tinggi.
Kerabat korban yang ditemui di Polsek Siantar Utara, Senin (14/05/18) mengemukakan, saat ditegur, cucu dari Mahir Siregar tidak terima dan mengadukan ke pada orang tuanya.
” Ngadu dia (Cucu Mahir Siregar) sama kakeknya. Datang lah orang itu, dibilangnya, kok kalian keroyok anak ku. Kami bilang lah, mana ada yang mengeroyok, cuman dibilang jangan kencang naik kereta, itu aja yang dibilang,” ujar kerabat korban.
Keributan mulut pun tak terelakkan hingga suasana memanas dan Mahir Siregar semakin naik pitam dan langsung memukul korban dengan tangannya hingga berkali – kali.
” Masalah sepelenya ini, tapi entah kenapa dia (mahir siregar) main tangan. suami korban (sri wahyuni) lagi diperiksa ini. Gak mau damai mereka (korban) “ujarnya.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami denyut pada wajahnya setelah dipukul hingga berkali – kali.
Sejauh ini keterangan resmi pihak kepolisian belum diperoleh lantaran tengah sibuk menanangani dan memeriksa korban dan saksi – saksi di Polsek Siantar Utara, dan saat wartawan menanyakan hal ini kepada salah satu polisi yang memeriksa “Sabar dulu ya bang masih kita tangani masalah ini karena kedua belah pihak masih ada hubungan family. (Ridho)




Discussion about this post