Jika saja polisi tak bergerak cepat mengamankan, mungkin sopir truk fuso ini sudah ‘berangkat’ ke akhirat. Bagaimana tidak, gara-gara menabrak kabel listrik hingga menimbulkan percikan api, dirinya langsung dijadikan samsak hidup oleh warga di Jalan Handayani, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kamis (17/5).
Ceritanya, sopir truk fuso bernama Tunggul Parasian Tampubolon (52) yang juga pegawai kebersihan Pasar Horas itu, mengemudikan truknya dengan nomor polisi BK 9312 W dan di Jalan Handayani.
Hanya saja saat melintas di jalan tersebut, laju truk itu harus berhenti lantaran ada rumah salah satu warga yang menutup akses jalan karena sedang menggelar hajatan pesta. Tunggul kemudian mengarahkan truknya ke jalur lain namun malah mengenai kabel listrik dan meski sebelumnya telah diperingatkan warga.
“Kemudian korban Tunggul mengarahkan truk fuso yang dikemudikannya itu dari jalan Handayani kiri. Namun secara tidak sengaja, bak truk menyangkut ke kabel listrik. Tapi bukan malah memberhentikan truknya, korban malah memajukannya saja sehingga kabel itu tertarik dan putus,” ungkap Kapolsek Siantar Martoba AKP David Sinaga kepada wartawan, Kamis (17/5) sore.
Akibatnya, warga yang geram atas ulahnya memintanya untuk turun dan langsung menghadiahinya dengan bogem mentah bertubi-tubi hingga korban tak berdaya.
Untungnya, personil polisi dari Polsek Siantar Martoba langsung tiba di lokasi dan mengamankan korban dari amukan warga lainnya namun korban sudah keburu mengalami bengkak pada bagian wajah serta luka membiru pada kelopak mata kiri.
Sementara dua pelaku pengeroyokan, yakni Dilla Ismuhar (48) dan Satria (37) juga langsung diamankan petugas dan hingga kini masih menjalani pemeriksaan.
“Keduanya (pelaku) diringkus dari kediamannya masing-masing di Jalan Venus, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari,” jelas Kapolsek.
“Dua pelaku masih ditahan, ada juga pelaku lainnya yang belum kita tangkap dan masih dalam pengejaran. Kedua pelaku ini kita jerat dengan pasal 170 KUHP,” pungkasnya. (Ridho)


Discussion about this post