Dilansir liputan 6.com “Selasa kemarin sekitar jam 19.00 WIB korban ditelepon oleh pelaku dan akan memberikan uang sebesar Rp 2 juta malam itu juga,” kata Kapolsek Cisarua Kompol Nur Iksan, Rabu (6/3/2019).
Keduanya bertemu di sebuah vila depan warung tempat mereka biasa kencan. Saat itu, Nurhayati diantarkan kakaknya ke lokasi tujuan.
Tak lama kemudian, Anwar sang pemilik warung dikejutkan kedatangan seorang perempuan yang biasa nongkrong di warungnya itu. Nurhayati keluar dari vila dengan kondisi bersimbah darah seraya berteriak minta tolong.
“Dia lari ke belakang warung, mungkin mau sembunyi. Terus balik lagi ke depan. Di leher ada luka sayat dan luka tusukan di bagian perut,” kata Anwar.
Nurhayati lantas masuk ke warung dan bersembunyi di dalam, yang kala itu ada ibu dan adiknya yang masih balita. Selang beberapa menit kemudian, Hendar keluar dari vila dan mengarah ke warung.
Sambil menggenggam sebilah pisau, dia kemudian masuk ke dalam warung dengan cara mendobrak pintu. Di dalam warung keduanya terlibat keributan hingga leher Hendar tertusuk pisau.
“Saya bawa keluar keluarga saya karena takut kenapa-kenapa,” ucap Anwar.


Discussion about this post