Aksi unjuk rasa kelompok Etnis Simalungun di DPRD Rabu (25/7) sekitar pukul 11.00 WIB memanas.
Sebagian massa yang datang menerobos brikade satpol PP yang ditempatkan di pintu masuk.
Massa aksi pun memasuki ruang rapat gabungan komisi dan meminta agar panitia hak angket hadir di ruangan tersebut.
Di ruang rapat gabungan komisi DPRD Siantar, seorang dari demonstran berorasi di atas meja di dalam ruangan tersebut.
Sementara di dalam ruangan sebagian massa aksi terlibat dalam perdebatan dengan sejumlah anggota dewan, di luar massa yang lebih besar masih tetap berkumpul dan sesekali meneriakkan orasinya.
Di sela aksi itu, suara musik yang mengalun dari pengeras suara yang dibawa demonstran masih menggema.
Sembari menunggu hasil pertemuan perwakilan dan sebaian massa di dalam ruangan, sekelompok ibu-ibu pun meluapkan aspirasi dengan berjoget.
Dua orang polwan cantik yang berjaga di depan pintu pun ditarik seorang ibu dari kelompok pengunjuk rasa ke luar.
Menenenangkan kaum ibu yang sempat terbakar amarah, Brigadir Stefany Simamora dan Brigadir Cristina Saragih, dua polwan cantik ini pun melayani permintaan kaum ibu tersebut berjoget bersama.
Suasana pun kian mencair dengan kehadiaran dua personil kepolisian Polres Siantar ini di tengah kaum ibu-ibu tersebut.(vay)




Discussion about this post