Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda NEWS
Salut! Protes Diberi Poin Lebih, Hillary Boru Naibaho Diberi Hadiah Pedang oleh Asisten Kapolri

Salut! Protes Diberi Poin Lebih, Hillary Boru Naibaho Diberi Hadiah Pedang oleh Asisten Kapolri

Editor: NEWSCORNER.ID
27 Juli 2018 | 20:54 WIB
in NEWS, VIRAL
0
Iklan
25
SHARES
15
VIEWS

Hillary Cornelia Anggito Nataliza Naibaho (18) mendapat penghargaan berupa sejenis pedang yang biasa dipakai dalam tradisi kadga pora. Hadiah itu diberikan Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Arief Sulistyanto karena Hillary sempat protes kepada Panitia Pusat Seleksi Calon Taruna (Catar) Akpol 2018 saat menerima kelebihan poin.

“Saya harap ini jadi benchmark, acuan, bagi yang lain bahwa kejujuran adalah yang nomor satu. Hillary sudah bisa membuktikan itu,” kata Arief selaku Ketua Panitia Pusat Seleksi Calon Taruna (Catar) Akpol 2018 di Aula Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/7/2018).

Sebelum memanggil Hillary ke atas panggung dan memberikan penghargaan, Arief menceritakan panitia memang sengaja membuat skenario kesalahan penulisan nilai. Hal itu bertujuan mengetes kejujuran calon taruna dan taruni Akpol.

Skenario itu diterapkan saat penilaian tes renang pada Hillary. Nilainya dibuat lebih tinggi sehingga menguntungkan Hillary yang sedang berjuang lolos seleksi.

“Dalam seleksi ini saya minta panitia menguji integritas dan ini pasti hasil dari didikan para orang tua. Saya menguji salah seorang calon taruni dengan skenario,” cerita Arief di depan calon taruna dan taruni terpilih serta orang tua para catar.

“Nilai renang dia waktunya harusnya 33 detik, oleh tim penguji dicatat 23 detik sehingga menguntungkan dia. Kami ingin menguji integritasnya, ternyata dia kaget dengan nilainya dan merasa tidak enak kalau menang dari teman-temannya dengan cara tidak fair, sehingga dia protes. Dia telah lulus dalam ujian integritasnya,” sambung Arief.

Penghargaan diterima Hillary yang lapor ke panitia saat mendapatkan kelebihan nilai dalam seleksiPenghargaan diterima Hillary yang lapor ke panitia saat mendapatkan kelebihan nilai dalam seleksi

Arief menuturkan integritas adalah hal terpenting. Dia mengatakan kepandaian tanpa integritas adalah kesia-siaan.

“Integritas adalah segalanya. Percuma jadi perwira yang pandai selangit tapi tukang bohong, sehingga integritas menjadi pegangan,” ujar Arief.

Arief menerangkan agar skenario tes kejujuran tak terbongkar, panitia sampai berpura-pura menggelar sidang untuk Hillary. “Sampai kami pura-pura sidang untuk menyampaikan kenapa dia protes. Dia berani menunjukan integritasnya,” ucap Arief.

Hillary menjadi salah satu dari 30 calon taruni yang dinyatakan lolos seleksi Akpol. Dia adalah calon taruni asal pengiriman Polda Metro Jaya. Hillary merupakan anak dari seorang kolonel di TNI Angkatan Udara yang berdinas di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Pada kesempatan sebelumnya, Hillary menceritakan kesalahan penulisan nilai tes jasmaninya kepada detikcom. Dia mengatakan nilai yang salah tersebut menguntungkan dirinya tetapi dia enggan berbuat curang.

“Sebenarnya nguntungin saya tapi saya nggak enak, ngerasa dosa aja sama temen-temen,” tutur Hillary, Kamis (27/7).  (red)

 

sumber: Detik.com

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Arus Peti Kemas Belawan Tumbuh 5%, Sinyal Positif Ekonomi Sumatera Utara

3 Juli 2026 | 14:53 WIB
NEWS

Kasus Penyerangan Kantor Markas Cabang Lasakar Merah Putih ( LMP ) kabupaten Karo Mandek Hampir Setahun, Ratusan Massa Geruduk Polres Tuntut Keadilan

3 Juli 2026 | 13:57 WIB
NEWS

Klaim Bobby Nasution Dipertanyakan, Pengamat: Keberhasilan Diukur dari Hasil, Bukan Siapa yang Memulai

3 Juli 2026 | 13:34 WIB
NEWS

KaWaN Lahir dari Semangat Kebersamaan, Wartawan Taput Satukan Langkah untuk Perubahan

3 Juli 2026 | 12:43 WIB
Siantar

Ketua KNPI Siantar Arif Harahap Tegaskan Semangat Persatuan, Pelantikan Pengurus DPC GMNI Pematangsiantar 2026–2028 Jadi Momentum Kebangkitan Pemuda

2 Juli 2026 | 17:40 WIB
MEDAN CORNER

Simpan 9,4 Kg Ganja di Semak Belukar, Bandar di Percut Sei Tuan Diciduk Polisi

2 Juli 2026 | 15:53 WIB
NEWS

Terlapor Dugaan Penyebar Video Pornografi di Sergai, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi 

2 Juli 2026 | 12:32 WIB
Simalungun

Kuasa Hukum Rico & Partners Sentil Khas Hotel Parapat: “BUMN Seharusnya Lindungi Hak Buruh, Bukan Menghambatnya”

2 Juli 2026 | 10:56 WIB
NEWS

Bobby Bongkar Kelalaian Biro Kesra Abu Kosim, Pemprov Terpaksa Sewa Extra Flight

1 Juli 2026 | 18:20 WIB
NEWS

Budaya K3 Jadi Prioritas, Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Safety Awareness

1 Juli 2026 | 17:06 WIB
NEWS

Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumut Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden

1 Juli 2026 | 13:30 WIB
NEWS

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur, Bilal Mayit hingga Tukang Becak

1 Juli 2026 | 13:27 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport