Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda NEWS
Kejam! TKI Ini Alami Siksaan Parah di Malaysia, Lidahnya Digunting dan Giginya Dicabut Tang

Kejam! TKI Ini Alami Siksaan Parah di Malaysia, Lidahnya Digunting dan Giginya Dicabut Tang

Editor: NEWSCORNER.ID
29 Juli 2018 | 15:19 WIB
in NEWS, VIRAL
0
Iklan
132
SHARES
15
VIEWS

Perlakuan tidak manusiawi dialami oleh ZNC (24), seorang TKI asal Pekon Sinar Baru Timur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu saat bekerja di negeri Jiran Malaysia.

Putri kedua dari Kartim ini berangkat ke Malaysia sekitar Oktober 2015 dengan kontrak kerja selama dua tahun. Akan tetapi meskipun masa kontraknya telah habis tapi korban masih tetap bertahan bekerja di rumah majikannya dan hal ini diduga kuat sebagal salah satu pemicu sering terjadinya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh majikannya (perempuan) di Malaysia.

Diawal ceritanya, dia mengatakan berangkat ke Malaysia atas kemauan sendiri dengan harapan merubah nasib seperti orang lain.ZNC berangkat melalui PJTKI PT Karya Sarana Nusa beralamat di Bandar Lampung. Setelah sekitar 3 bulan mengikuti pelatihan, tepatnya tanggal 29 Desember 2015 Zulfa diterbangkan dari Jakarta.

“Sebelum berangkat saya sudah dikasih tahu nama majikan (perempuan) saya, namanya Tunjitye (valeri),” ungkapnya, Jumat (27/7/2018).

Menurutnya, kekerasan yang dialaminya mulai terjadi setahun terakhir.

“Kadang saya kurang tahu apa kesalahan saya, mungkin karena saya lupa dia punya benda atau mungkin saya kerja lambat, dan pernah saya dianiaya lantaran mencuri biskuit,” kisahnya.

Menurutnya bentuk kekerasan fisik yang dialamainya seperti dipukul dibagian belakang kepala dengan menggunakan tongkat besi hingga patah kadang punggungnya dipukul menggunakan kursi besi.

“Kadang mulut saya disumpel pakai plastik dengan hitungan sampai 50 baru dilepas, kepala saya juga pernah dibenturkan ke tembok, rambut dijambak, leher dicekik akibatnya saya tidak bersuara hampir selama satu bulan,” kata dia.

Penderitaan Zulfa tidak berhenti sampai disitu, lidahnya pernah digunting sebanyak 2 kali hingga putus kemudian giginya dicabut menggunakan tang sebanyak 4 kali yakni dua gigi atas dan dua gigi bawah.

“Bahkan jari tangan saya pernah di pelintir ke belakang hingga patah,” ujarnya sembari menitikkan air mata.

Atas apa yang dialami anaknya, Kartim berharap setiap perbuatan ada sanksinya dia juga meminta bantuan Pemkab Pringsewu agar anaknya bisa pulih kembali.

“Anak saya mengaku diancam oleh majikannya, katanya ada mata mata majikannya disini,” paparnya.

Wakil Bupati Pringsewu Hi.Fauzi saat menjenguk korban, Jumat (27/7) mengaku prihatin atas kejadian yang dialami Zulfa. Menurut Fauzi dari sisi tenaga kerja akan dicermati dulu namun yang pasti dari segi kesehatan Pemkab Pringsewu akan bertanggung jawab.

“Ada jadwal piket dokter, kemudian tim puskesmas, dan dokter spesialis yang akan menangani korban,” kata Fauzi.

Kemudian Fauzi berpesan kepada TKI khususnya asal Pringsewu harus jelas dan legal dalam berusaha di negeri orang supaya terlindungi.

“TKI harus memahami resiko jika berangkat secara ilegal, jangan hanya tergiur dengan gaji yang besar,” pesannya.

Terpisah, Kasi penempatan dan perluasan tenaga kerja Wahyudi mengatakan sejak 2015 baru kasus ini yang paling menonjol. Terkait yang dialami Zulfa, kata dia, pihak penyalur tidak bisa disalahkan karena memang masa kontraknya sudah habis.

“Korban berangkat menjadi TKI sekitar bulan Oktober 2015 dengan masa kontrak 2 tahun maka seharusnya awal Oktober 2017 korban sudah pulang,” singkatnya.

Anggota Komisi I DPRD Pringsewu Maulana M Lahudin yang juga menyempatkan diri menjenguk Zulfa Sabtu (28/7) mengatakan dalam waktu dekat DPRD akan memanggil PJTKI yang memberangkatkan ZNC.

“Tentu DPRD akan meminta klarifikasi dari PJTKI yang bersangkutan, kenapa sampai bisa terjadi hal seperti ini,” pungkasnya. (red)

sumber:kupastuntas.co

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Arus Peti Kemas Belawan Tumbuh 5%, Sinyal Positif Ekonomi Sumatera Utara

3 Juli 2026 | 14:53 WIB
NEWS

Kasus Penyerangan Kantor Markas Cabang Lasakar Merah Putih ( LMP ) kabupaten Karo Mandek Hampir Setahun, Ratusan Massa Geruduk Polres Tuntut Keadilan

3 Juli 2026 | 13:57 WIB
NEWS

Klaim Bobby Nasution Dipertanyakan, Pengamat: Keberhasilan Diukur dari Hasil, Bukan Siapa yang Memulai

3 Juli 2026 | 13:34 WIB
NEWS

KaWaN Lahir dari Semangat Kebersamaan, Wartawan Taput Satukan Langkah untuk Perubahan

3 Juli 2026 | 12:43 WIB
Siantar

Ketua KNPI Siantar Arif Harahap Tegaskan Semangat Persatuan, Pelantikan Pengurus DPC GMNI Pematangsiantar 2026–2028 Jadi Momentum Kebangkitan Pemuda

2 Juli 2026 | 17:40 WIB
MEDAN CORNER

Simpan 9,4 Kg Ganja di Semak Belukar, Bandar di Percut Sei Tuan Diciduk Polisi

2 Juli 2026 | 15:53 WIB
NEWS

Terlapor Dugaan Penyebar Video Pornografi di Sergai, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi 

2 Juli 2026 | 12:32 WIB
Simalungun

Kuasa Hukum Rico & Partners Sentil Khas Hotel Parapat: “BUMN Seharusnya Lindungi Hak Buruh, Bukan Menghambatnya”

2 Juli 2026 | 10:56 WIB
NEWS

Bobby Bongkar Kelalaian Biro Kesra Abu Kosim, Pemprov Terpaksa Sewa Extra Flight

1 Juli 2026 | 18:20 WIB
NEWS

Budaya K3 Jadi Prioritas, Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Safety Awareness

1 Juli 2026 | 17:06 WIB
NEWS

Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumut Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden

1 Juli 2026 | 13:30 WIB
NEWS

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur, Bilal Mayit hingga Tukang Becak

1 Juli 2026 | 13:27 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport