Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Konsep Otomatis Konsep Otomatis
Iklan
Beranda NEWS
Kejam! TKI Ini Alami Siksaan Parah di Malaysia, Lidahnya Digunting dan Giginya Dicabut Tang

Kejam! TKI Ini Alami Siksaan Parah di Malaysia, Lidahnya Digunting dan Giginya Dicabut Tang

Editor: NEWSCORNER.ID
29 Juli 2018 | 15:19 WIB
in NEWS, VIRAL
0
https://asset.barak.id/2026/09/VID-20260930-WA0005.mp4
Iklan
132
SHARES
15
VIEWS

Perlakuan tidak manusiawi dialami oleh ZNC (24), seorang TKI asal Pekon Sinar Baru Timur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu saat bekerja di negeri Jiran Malaysia.

Putri kedua dari Kartim ini berangkat ke Malaysia sekitar Oktober 2015 dengan kontrak kerja selama dua tahun. Akan tetapi meskipun masa kontraknya telah habis tapi korban masih tetap bertahan bekerja di rumah majikannya dan hal ini diduga kuat sebagal salah satu pemicu sering terjadinya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh majikannya (perempuan) di Malaysia.

Diawal ceritanya, dia mengatakan berangkat ke Malaysia atas kemauan sendiri dengan harapan merubah nasib seperti orang lain.ZNC berangkat melalui PJTKI PT Karya Sarana Nusa beralamat di Bandar Lampung. Setelah sekitar 3 bulan mengikuti pelatihan, tepatnya tanggal 29 Desember 2015 Zulfa diterbangkan dari Jakarta.

“Sebelum berangkat saya sudah dikasih tahu nama majikan (perempuan) saya, namanya Tunjitye (valeri),” ungkapnya, Jumat (27/7/2018).

Menurutnya, kekerasan yang dialaminya mulai terjadi setahun terakhir.

“Kadang saya kurang tahu apa kesalahan saya, mungkin karena saya lupa dia punya benda atau mungkin saya kerja lambat, dan pernah saya dianiaya lantaran mencuri biskuit,” kisahnya.

Menurutnya bentuk kekerasan fisik yang dialamainya seperti dipukul dibagian belakang kepala dengan menggunakan tongkat besi hingga patah kadang punggungnya dipukul menggunakan kursi besi.

“Kadang mulut saya disumpel pakai plastik dengan hitungan sampai 50 baru dilepas, kepala saya juga pernah dibenturkan ke tembok, rambut dijambak, leher dicekik akibatnya saya tidak bersuara hampir selama satu bulan,” kata dia.

Penderitaan Zulfa tidak berhenti sampai disitu, lidahnya pernah digunting sebanyak 2 kali hingga putus kemudian giginya dicabut menggunakan tang sebanyak 4 kali yakni dua gigi atas dan dua gigi bawah.

“Bahkan jari tangan saya pernah di pelintir ke belakang hingga patah,” ujarnya sembari menitikkan air mata.

Atas apa yang dialami anaknya, Kartim berharap setiap perbuatan ada sanksinya dia juga meminta bantuan Pemkab Pringsewu agar anaknya bisa pulih kembali.

“Anak saya mengaku diancam oleh majikannya, katanya ada mata mata majikannya disini,” paparnya.

Wakil Bupati Pringsewu Hi.Fauzi saat menjenguk korban, Jumat (27/7) mengaku prihatin atas kejadian yang dialami Zulfa. Menurut Fauzi dari sisi tenaga kerja akan dicermati dulu namun yang pasti dari segi kesehatan Pemkab Pringsewu akan bertanggung jawab.

“Ada jadwal piket dokter, kemudian tim puskesmas, dan dokter spesialis yang akan menangani korban,” kata Fauzi.

Kemudian Fauzi berpesan kepada TKI khususnya asal Pringsewu harus jelas dan legal dalam berusaha di negeri orang supaya terlindungi.

“TKI harus memahami resiko jika berangkat secara ilegal, jangan hanya tergiur dengan gaji yang besar,” pesannya.

Terpisah, Kasi penempatan dan perluasan tenaga kerja Wahyudi mengatakan sejak 2015 baru kasus ini yang paling menonjol. Terkait yang dialami Zulfa, kata dia, pihak penyalur tidak bisa disalahkan karena memang masa kontraknya sudah habis.

“Korban berangkat menjadi TKI sekitar bulan Oktober 2015 dengan masa kontrak 2 tahun maka seharusnya awal Oktober 2017 korban sudah pulang,” singkatnya.

Anggota Komisi I DPRD Pringsewu Maulana M Lahudin yang juga menyempatkan diri menjenguk Zulfa Sabtu (28/7) mengatakan dalam waktu dekat DPRD akan memanggil PJTKI yang memberangkatkan ZNC.

“Tentu DPRD akan meminta klarifikasi dari PJTKI yang bersangkutan, kenapa sampai bisa terjadi hal seperti ini,” pungkasnya. (red)

sumber:kupastuntas.co

Discussion about this post

Berita Terbaru

MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan Teguhkan Polisi Bersama Masyarakat dalam Sertijab PJU dan Kapolsek

9 Oktober 2026 | 19:55 WIB
MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan Apresiasi Prestasi Personel, Podcast Jadi Inovasi Komunikasi Publik

9 Oktober 2026 | 14:25 WIB
Siantar

Resmi Berganti! Ini Sosok Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Baru Polres Pematangsiantar

9 Oktober 2026 | 09:47 WIB
MEDAN CORNER

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Toko D&G Boutique Medan, Pelaku Akui Beraksi Bersama Rekannya

8 Oktober 2026 | 17:31 WIB
NEWS

Lapas Siantar Dengarkan Aspirasi Warga Binaan, Dorong Hunian Semakin Nyaman dan Bersih

8 Oktober 2026 | 13:08 WIB
MEDAN CORNER

Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Kurir 450 Pcs Pod Getar Asal Malaysia

8 Oktober 2026 | 11:51 WIB
NEWS

Patroli Dini Hari, Tim Macan Terkam Terduga 2 Pelaku Pencurian Kabel Fiber Optik

8 Oktober 2026 | 11:31 WIB
NEWS

Satresnarkoba Polres Tanjungbalai Ringkus Pria Bawa 22,58 Gram Sabu di Asahan

8 Oktober 2026 | 11:26 WIB
Siantar

ASN Asyik Live di Jam Kerja? Jan Roiko Purba: Tugas Kedinasan Jangan Ditinggalkan

8 Oktober 2026 | 10:54 WIB
Siantar

Bahan Pangan dan APD Relawan Diperiksa, Siwas Kawal Ketat MBG di SPPG 3 YKB

7 Oktober 2026 | 22:26 WIB
Simalungun

Laci Dibuka, 4 Tabung Gas dan Loudspeaker Raib: Polisi Ringkus Pelaku di Wonorejo

7 Oktober 2026 | 19:58 WIB
Simalungun

Longsor Ancam Akses Wisata Danau Toba, Polsek Sidamanik dan PU Bergerak Buka Jalan

7 Oktober 2026 | 17:12 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport