Setelah 56 tahun akhirnya Indonesia kembali menjadi tuan rumah di Asian Games. Terakhir kali, Indonesia menjadi tuan rumah pada Tahun 1962 dan di Tahun 2018 ini Indonesia kembali menjadi tuan rumah. Ini merupakan sejarah bagi Kabupaten Simalungun karena Obor Asian Games bermalam di Parapat, Danau Toba.
Obor Asian Games yang dibawa Sarman Simanjorang, Direktur Ticketing Inasgoc bersama rombongan tiba di Parapat, Kabupaten Simalungun, Selasa (31/07/2018) sekira pukul 22.30 WIB. Obor langsung diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Simalungun, Ir Amran Sinaga bersama Sekda Kabupaten Simalungun, Gideon Purba.
Api Obor Asian Games yang diambil dari api abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kembali disulutkan ke obor raksaksa yang berada di halaman depan Pesanggrahan Sukarno. Penyulutan api langsung dipasang oleh Gideon Purba didampingi Amran Sinaga.
Sarman Simanjorang, berharap dampak dari Asian Games 2018 di Indonesia bisa berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia karena selama pagelaran diperkirakan sekitar 5 miliar pasang mata akan tertuju pada Indonesia.
“Dampak dari Asian Games ini adalah dampak ekonomi yang paling utama, karena dampak ekonomi ini bisa kita rasakan dalam jangka panjang, selama 2 minggu 45 negara akan tertuju pada Indonesia. Akan banyak Negara akan siaran langsung melalui saluran TV mereka dan mereka akan tertuju ke Indonesia,” kata Wakil Kadin DKI Jakarta ini.
Dikatakannya, banyak daerah yang ingin dilewati oleh Obor Asian Games ini, karena ini adalah momentum yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Karena terakhir kali Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games adalah pada tahun 1962.
“Kita sampaikan bahwa berbahagialah, berbanggalah ini adalah sejarah untuk Kabupaten Simalungun, karena tidak akan mungkin 50 tahun kedepan kita pegang Obor Asian Games. Ini bisa kita bicarakan ke anak cucu kita bahwa Api Obor Asian Games 2018 pernah mampir di Kabupaten Simalungun, Parapat,” ucap Komisaris Utama PT Delta Djakarta Tbk.
Sementara itu, Amran Sinaga mengatakan, sejauh ini Pemerintah Kabupaten Simalungun sudah menyiapkan rangkaian kegiatan untuk menyambut momentum berharga ini.
“Kita sediakan rangkaian kegiatan. Besok (Rabu, 1 Agustus 2018, red) kita akan hadirkan 5 ribu hingga 7 ribu massa yang menyambut Obor Asian Games ini,” kata Amran.
Dijelaskan mantan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Simalungun ini, untuk sambutan akan ada berbagai kegiatan mulai dari Tarian Budaya Simalungun.
“Ada Tor-tor Dihar, Tor-tor Haruan Bolon. Tor-tor Haruan Bolon adalah tarian untuk menyambut kegembiraan para tokoh dan pejabat yang hadir di Kabupaten Simalungun. Untuk jumlah yang menortor akan diikuti oleh keseluruhan masyarakat yang hadir,” jelasnya. (Sawal)




Discussion about this post