Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda MEDAN CORNER
Cemburu Berujung Tragis, Polrestabes Medan Ungkap Fakta Sebenarnya Kasus Kematian Ade Silvia di Percut Sei Tuan

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto dan Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan saat memaparkan kronologi kasus dugaan penganiayaan berujung kematian di Percut Sei Tuan.

Cemburu Berujung Tragis, Polrestabes Medan Ungkap Fakta Sebenarnya Kasus Kematian Ade Silvia di Percut Sei Tuan

Editor: NEWSCORNER.ID
12 November 2025 | 20:36 WIB
in MEDAN CORNER
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan akhirnya mengungkap fakta sebenarnya di balik kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Ade Silvia br Nasution (36) di kawasan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Kasus ini sempat viral di berbagai media sosial dan portal berita nasional, menimbulkan beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Konferensi pers digelar langsung di lokasi kejadian, sebuah rumah kontrakan di Jalan Pendidikan, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (12/11/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto, dan Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan.

Dalam keterangannya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, kasus ini merupakan dugaan penganiayaan berat yang berujung kematian dan sempat menjadi perhatian publik.
“Berita ini sudah sangat viral di media online maupun media sosial. Maka itu, penyidik melakukan penyelidikan mendalam, melakukan tindakan pertama di TKP, dan melakukan olah TKP dengan memeriksa setidaknya tujuh saksi,” ujar Kombes Pol Calvijn.

Saksi-saksi tersebut terdiri dari teman satu rumah, bidan, kepala dusun, tetangga, kakak korban selaku pelapor, serta saudari Ade Kartika (35) yang sebelumnya diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sembilan adegan penting yang menggambarkan peristiwa sebenarnya secara runtut dan ilmiah.

Kasus ini bermula dari laporan Enny Puspa Nasution, kakak korban, melalui LP/B/1742/XI/2025/SPKT/POLSEK MEDAN TEMBUNG/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 7 November 2025. Korban ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakan yang ia tempati bersama Ade Kartika di Jalan Pendidikan II, Gang Haji Karsinah, Dusun IV, Desa Sei Rotan.

Hasil penyidikan mengungkap bahwa keduanya memiliki hubungan asmara sesama jenis dan telah tinggal bersama selama tiga tahun. Namun hubungan itu mulai retak karena rasa cemburu. Korban kecewa karena Ade Kartika sering bepergian ke luar negeri untuk urusan keluarga tanpa mengajaknya, lantaran korban tidak memiliki paspor.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (7/11/2025) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan hasil penyidikan, korban terbangun sekitar pukul 07.18 WIB, lalu mengambil gunting di lemari dekat kamar mandi dengan niat melukai Ade Kartika karena dilanda cemburu.
“Adegan kedua, korban membekap AK dengan bantal, lalu melakukan penusukan di bagian punggung, lengan, dan perut berkali-kali,” jelas Kapolrestabes.
“Pertikaian berlangsung sekitar sepuluh menit hingga anak AK yang berusia dua tahun menangis dan keluar dari kamar. Tangisan itulah yang membuat korban sempat melepaskan cekikan dan pitingan. Saat dilepaskan, terjadi komunikasi singkat antara keduanya — AK bertanya, ‘Kenapa ini terjadi?’ dan AS meminta maaf,” lanjutnya.

Setelah percakapan singkat itu, Ade Kartika keluar kamar dalam kondisi terluka dan meminta pertolongan warga. Sekitar 15 menit kemudian, bersama kepala dusun dan warga, ia kembali ke kamar dan mendapati Ade Silvia sudah tidak bernyawa, dengan luka di leher dan dada.

Dari rekaman CCTV di kamar, terungkap sembilan adegan penting. Korban terlihat lebih dahulu menyerang Ade Kartika dengan gunting. Setelah AK keluar kamar, korban sempat menyimpan perhiasan ke dalam lemari, lalu menusuk dirinya sendiri berkali-kali di bagian leher, dada, dan perut hingga meninggal dunia.

Barang bukti yang diamankan antara lain gunting, DVR CCTV, alat komunikasi, dan kain yang digunakan saat kejadian. Berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan forensik, serta keterangan tujuh saksi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari pihak lain.
“Kesimpulannya, korban lebih dulu menyerang terlapor lalu mengakhiri hidupnya sendiri. Tidak benar jika ada dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Ade Kartika,” tegas Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.
“Tindak pidana ini dilakukan oleh korban sendiri dengan cara menusuk dirinya menggunakan senjata tajam berupa gunting. Dugaan kuat, peristiwa ini dilatarbelakangi oleh hubungan asmara sesama jenis antara AS dan AK yang sudah berlangsung tiga tahun,” tambahnya.

Polrestabes Medan menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan dilakukan secara saintifik, empiris, dan transparan. Penyidik juga akan melengkapi administrasi penyidikan (Mindik), melakukan gelar perkara, serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
“Kami bekerja berdasarkan bukti, bukan asumsi. Semua fakta yang terungkap di TKP telah kami analisis secara ilmiah. Ini demi memastikan keadilan dan kebenaran,” pungkas Kapolrestabes Medan.

Berita Terbaru

NEWS

Kapolres Pematang Siantar Silaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun

2 September 2026 | 02:18 WIB
Sumut

Baru 3 Hari Usai Laporan, Terlapor Langsung Dijemput: AMPDT Pertanyakan SOP Polres Kuansing

1 September 2026 | 17:27 WIB
MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan Jadi Mediator Aksi Mahasiswa Universitas Darma Agung, Sejumlah Tuntutan Berujung Kesepakatan

1 September 2026 | 15:24 WIB
NEWS

Reses di Pulo Bayu, Bona Uli Rajagukguk Tampung Keluhan Infrastruktur hingga Pajak

1 September 2026 | 15:01 WIB
NEWS

Unitwin Perpanjang Kelola Taman Hewan Pematangsiantar 30 Tahun, Rahmat Shah Janji Bawa Lebih Baik

1 September 2026 | 14:57 WIB
NEWS

SOL Tegaskan Komitmen dan Dukungan Untuk Pembangunan Berkelanjutan diTapanuli Utara dalam RDPU bersama DPRD

1 September 2026 | 09:35 WIB
Simalungun

Respons Cepat Deteksi Hotspot, Bhabinkamtibmas Dolok Silau Pastikan Titik Api di Dolok Mariah Padam

31 Agustus 2026 | 15:14 WIB
NEWS

Limbah Uang Disulap Jadi Lukisan Wali Kota Pematangsiantar, Jadi Sorotan di Penutupan Marpesta QRIS 2026

30 Agustus 2026 | 15:17 WIB
MEDAN CORNER

Pelindo Regional 1 Dukung Acara Car Free Day di Belawan

30 Agustus 2026 | 14:49 WIB
NEWS

Ribuan Peserta Ramaikan Siantar QRIS Run 2026, Semarakkan Kampanye Digital Bank Indonesia

30 Agustus 2026 | 09:10 WIB
Siantar

Patroli Tak Putus hingga Subuh, Polres Pematangsiantar Sikat Titik Rawan 3C, Geng Motor hingga Tawuran

30 Agustus 2026 | 06:18 WIB
MEDAN CORNER

Bisnis Sabu 24 Jam di Rumah, IRT Bandar dan 5 Pria Dicokok Satresnarkoba Polrestabes Medan

29 Agustus 2026 | 16:27 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport