Keberhasilan Polrestabes Medan menekan angka kejahatan jalanan dan meningkatkan pengungkapan kasus narkoba mendapat apresiasi dari kalangan buruh dan pekerja di Kota Medan. Kondisi keamanan yang semakin kondusif dinilai memberikan rasa tenang dan nyaman bagi para pekerja yang setiap hari beraktivitas dari pagi hingga malam hari.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) Sumatera Utara, Ahmad Rivai, mengatakan penurunan angka kejahatan jalanan hingga 497 kasus atau sekitar 15 persen serta peningkatan pengungkapan kasus narkoba sebanyak 399 kasus atau sekitar 53 persen menjadi bukti nyata kinerja aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, karena penanganan kejahatan jalanan yang turun hingga 497 kasus atau sekitar 15 persen dan pengungkapan kasus narkoba yang naik sekitar 399 kasus atau sekitar 53 persen. Tentunya ini sangat memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi kami para karyawan dan buruh yang beraktivitas setiap hari dari pagi sampai tengah malam,” ujar Ahmad Rivai kepada wartawan, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, situasi keamanan yang semakin baik sangat penting bagi kalangan pekerja, terutama mereka yang harus berangkat bekerja sejak pagi hari dan pulang pada malam hari. Dengan berkurangnya angka kriminalitas di jalanan, para pekerja dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih tenang tanpa dihantui rasa khawatir menjadi korban tindak kejahatan.
Atas capaian tersebut, Ahmad Rivai menyampaikan terima kasih kepada Kapolrestabes Medan beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras menjaga keamanan Kota Medan.
“Atas nama buruh dan pekerja, kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolrestabes Medan dan seluruh personel yang telah bekerja keras menjaga keamanan. Sukses selalu untuk Kapolrestabes dan tim,” ungkapnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FSP LEM SPSI) Kota Medan, Gimin SH. Ia mengaku para pekerja merasakan langsung dampak positif dari menurunnya angka kejahatan jalanan dan meningkatnya pemberantasan narkoba di Kota Medan.
“Dengan ditekannya angka kejahatan jalanan dan meningkatnya pengungkapan kasus narkoba, kami sebagai buruh dan pekerja merasa aman dan terlindungi saat pergi hingga pulang kerja,” katanya.
Gimin menilai keberhasilan tersebut tidak hanya berdampak pada terciptanya rasa aman di tengah masyarakat, tetapi juga mendukung produktivitas para pekerja dan iklim usaha di Kota Medan. Menurutnya, kondisi keamanan yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, pihaknya berharap upaya pemberantasan kejahatan jalanan dan peredaran narkoba yang selama ini dilakukan Polrestabes Medan dapat terus ditingkatkan sehingga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tetap terjaga di Kota Medan.



