alan Meteorologi Raya, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu malam (22/11/2025), diterangi lampu sirine dan langkah seribu sepatu seragam berseragam.
Di tengah gelapnya malam, Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen SIK memimpin apel gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Ini bukan sekadar ritual, tetapi benteng nyata bagi warga yang ingin pulang kerja, berbelanja, atau sekadar berjalan tanpa rasa takut.
Di hadapan ratusan personel, Rudy Silaen berbicara dengan tegas. “Tetap semangat, jangan bermalas-malasan. Kebiasaan buruk bisa merusak diri sendiri.” Ia menekankan pencegahan kejahatan yang meresahkan masyarakat: begal, rayap besi, curanmor, dan tindak kriminal lainnya. Bagi Rudy, apel ini adalah cara agar masyarakat merasakan kehadiran polisi dan tetap percaya pada kinerja Polri, sekaligus mengingatkan anggota untuk tetap setia pada pimpinan.
Di sisi lain, Kabag Ops Polrestabes Medan Kompol Pardamean Hutahean SIK SH MH menekankan agar para Kapolsek terus mengawasi anggotanya, terutama saat patroli malam hingga pagi. “Supaya pencegahan kejahatan tepat sasaran dan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Kesigapan juga terlihat dari Kasi Propam Polrestabes Medan, yang sigap mengatur ribuan langkah personel dalam apel. Rudy Silaen pun tidak menyembunyikan apresiasinya: “Kasi Propam luar biasa dan sigap.”
Apel KRYD malam itu diikuti oleh Brimob Polda Sumut, Samapta Polda Sumut, Samapta Polrestabes Medan, serta jajaran pejabat Polrestabes Medan: Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto, Kasat Intelkam Kompol Lengkap Suherman Siregar SH MH, Kasat Lantas AKBP I Made Parwita S.H, S.I.K, M.Si, Kabag Ops Kompol Pardamean Hutahaean, Kasat Resnarkoba Rafli Yusuf Nugraha, para Kapolsek jajaran, dan ratusan personel Polrestabes Medan.
Di tengah malam itu, setiap langkah, sirine, dan sapaan anggota terasa seperti janji: Medan aman, warga terlindungi, kejahatan terjaga di batasnya. Apel KRYD bukan sekadar apel—ia adalah simbol kesigapan dan dedikasi Polrestabes Medan untuk menciptakan keamanan yang nyata, di setiap jalan dan lorong kota.

