Kapolrestabes Medan Pimpin Upacara Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. memimpin upacara bendera di Sekolah Muhammadiyah 3, Jalan Abdul Hakim No. 2 Pasar I Tanjung Sari, Medan, Senin (8/12/2025). Kehadirannya sekaligus dalam rangka program Goes To School untuk memberikan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada ribuan pelajar.
Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipimpin Ibnu Marc Fahries Harahap sebagai pemimpin upacara, serta diikuti sekitar 2.000 siswa dan para guru dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK Muhammadiyah 3 Medan.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kasat Binmas AKBP Wenny M. IS, S.H., M.H., PS. Kasat Intelkam Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., M.H., Camat Medan Selayang M. Husnul Hafiz Rambe, Lurah Tanjung Sari Ihsan Nugraha Harahap, Kasi Trantib Medan Selayang Bachtiar Damanik, perwakilan Danramil 07/MT Sertu Arman Purba, serta pimpinan cabang Muhammadiyah dan para kepala sekolah.
Dalam amanatnya, Kapolrestabes membuka dengan apresiasi. “Saya menilai perangkat upacara di sekolah ini sangat baik,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa kedatangannya untuk melihat langsung kondisi guru dan siswa pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah Medan. “Saya dengar ada guru-guru yang terdampak banjir. Saya turut prihatin atas musibah ini,” katanya.
Kombes Calvijn juga memuji komitmen tenaga pendidik yang tetap hadir mengajar meski rumah mereka terdampak banjir. “Saya memberikan hormat kepada bapak dan ibu guru karena masih memiliki semangat dan hati yang kuat untuk tetap mengajar,” ungkapnya.
Ia memastikan pihak kepolisian akan melakukan pendataan siswa yang terdampak banjir sebagai dasar untuk menyalurkan bantuan. “Kami akan melakukan pendataan agar nantinya dapat diberikan bantuan,” ujarnya.
Kapolrestabes kemudian menyoroti ancaman kejahatan jalanan dan geng motor yang kerap meningkat menjelang pergantian tahun. “Biasanya akhir tahun terjadi peningkatan kejahatan jalanan. Saya harapkan jangan ada keterlibatan dari anak sekolah, khususnya sekolah ini,” tegasnya.
Menurutnya, sebagian besar kasus geng motor melibatkan remaja usia sekolah. “Dari beberapa kasus, pelaku kejahatan jalanan dan geng motor adalah anak sekolah. Saya tidak ingin ada yang diamankan dari sekolah ini,” tuturnya.
Selain itu, Kapolrestabes berencana mengundang pihak sekolah dan orang tua untuk berdialog mengenai pencegahan kenakalan remaja. Ia juga mengingatkan potensi peredaran narkoba melalui pedagang makanan di sekitar sekolah.
“Saya minta tolong kepada guru-guru dan Forkopimcab untuk membantu mencegah peredaran narkoba. Kapolsek juga saya minta lakukan giat preemtif terhadap pedagang makanan karena tidak menutup kemungkinan ada yang mencampurkan narkoba ke makanan atau permen,” katanya.
Kepada seluruh siswa, ia berpesan agar fokus belajar dan menjauhi segala bentuk kejahatan. “Saya doakan adik-adik menjadi penerus bangsa yang baik. Silakan berkarya dan membuat terobosan yang bermanfaat untuk keluarga, bangsa dan negara,” ucapnya.
Upacara berakhir sekitar pukul 08.10 WIB, dilanjutkan foto bersama dan penyerahan sembako secara simbolis kepada guru-guru yang terdampak banjir.
Kegiatan Goes To School ini diharapkan memperkuat sinergi antara Polrestabes Medan dan pihak sekolah dalam mencegah kenakalan remaja, kejahatan jalanan, serta peredaran narkoba di lingkungan pendidikan.

