Peringatan Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar Tahun 2026 berlangsung dalam balutan suasana khidmat sekaligus semarak. Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, kehadiran Satuan Brimob Polda Sumatera Utara tampil menonjol—memadukan ketangguhan profesional dengan pendekatan humanis yang menyentuh masyarakat.
Komandan Kompi 2 Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumut, AKP Laurensius Siahaan, S.H., hadir secara langsung mengikuti seluruh agenda pada Jumat (24/04/2026). Kehadirannya menjadi representasi komitmen Polri dalam mengawal setiap momentum penting daerah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Paripurna DPRD Kota Pematangsiantar yang berlangsung penuh khidmat. Dihadiri oleh Wali Kota, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, serta elemen masyarakat, forum ini menjadi simbol kokohnya sinergi lintas sektor dalam mendorong kemajuan kota.
Nuansa penghormatan terhadap sejarah terasa mendalam saat dilaksanakan ziarah ke makam Raja Sang Naualuh Damanik. Prosesi tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan refleksi atas nilai-nilai perjuangan yang menjadi fondasi berdirinya Kota Pematangsiantar dan terus dijaga lintas generasi.
Puncak kemeriahan tersaji dalam karnaval budaya yang menghadirkan ragam ekspresi seni dan partisipasi berbagai instansi. Dalam momen ini, Brimob Polda Sumut menurunkan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) dari Kompi 2 Batalyon B untuk mengikuti defile secara disiplin dan terkoordinasi.
Penampilan kendaraan taktis Baracuda bersama truk Colt Diesel menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Lebih dari sekadar atraksi, kehadiran tersebut merepresentasikan kesiapsiagaan serta profesionalisme Brimob dalam menjaga keamanan dan mendukung kelancaran agenda pemerintahan.
Namun demikian, yang paling terasa adalah pendekatan humanis yang dihadirkan. Brimob tidak hanya berdiri sebagai garda pengamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat—hadir dengan sikap ramah, terbuka, dan membangun kedekatan emosional.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Harmoni yang terbangun antara aparat dan masyarakat menjadi cerminan kuatnya persatuan, sekaligus fondasi kokoh menuju Kota Pematangsiantar yang semakin maju, aman, dan sejahtera.



