Kinerja positif kembali ditorehkan Perumda Air Minum Tirta Uli Kota Pematangsiantar. Pada Tahun Buku 2025, perusahaan daerah tersebut berhasil membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp2,806 miliar dan menyetorkan dividen Rp1,351 miliar kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar.
Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Laporan Tahunan Perumda Air Minum Tirta Uli dan Penetapan Dividen Tahun Buku 2025 yang dipimpin Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), di Aula Kantor Perumda Air Minum Tirta Uli, Jalan Porsea, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (9/6/2026).
Dalam arahannya, Wesly menegaskan bahwa Perumda Tirta Uli harus terus bertransformasi menjadi perusahaan daerah yang maju, sehat, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, ada tiga aspek utama yang harus menjadi prioritas perusahaan, yakni kualitas air yang aman dan memenuhi standar, kuantitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, serta kontinuitas pelayanan dengan aliran air yang tersedia selama 24 jam.
“Perumda Tirta Uli harus terus meningkatkan kinerja dan tata kelola perusahaan agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pertumbuhan ekonomi Kota Pematangsiantar,” tegas Wesly.
Selain itu, Wesly juga menyoroti pentingnya penerapan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM), penurunan tingkat kehilangan air, serta percepatan digitalisasi layanan melalui sistem pencatatan meter air, pemantauan debit secara real time, dan digitalisasi pembayaran.
Wesly mengapresiasi capaian Perumda Tirta Uli yang dalam dua tahun terakhir memperoleh penilaian “Baik” dan masuk kategori perusahaan sehat berdasarkan hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Utara. Bahkan, pada tahun 2026 perusahaan ini berhasil meraih penghargaan TOP BUMD Award.
“Besar harapan saya, semoga Perumda Air Minum Tirta Uli semakin baik dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Uli Arianto ST MM menjelaskan bahwa laporan tahunan yang disampaikan merupakan bentuk pertanggungjawaban perusahaan kepada Kuasa Pemilik Modal sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengungkapkan, realisasi pendapatan perusahaan pada Tahun Buku 2025 mencapai Rp74,94 miliar atau 99,33 persen dari target RKAP sebesar Rp75,45 miliar. Sementara realisasi biaya tercatat Rp72,14 miliar atau 98,85 persen dari rencana sebesar Rp72,97 miliar.
“Untuk laba bersih setelah pajak, target RKAP sebesar Rp2,47 miliar, namun berhasil terealisasi Rp2,80 miliar atau mencapai 113,22 persen,” jelas Arianto.
Berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah Kota Pematangsiantar Nomor 3 Tahun 2020, Perumda Tirta Uli mengusulkan pembagian dividen kepada Pemko Pematangsiantar sebesar Rp1,351 miliar atau 48,13 persen dari laba bersih setelah pajak. Usulan tersebut kemudian disahkan dalam rapat yang dihadiri direksi, dewan pengawas, dan jajaran Pemko Pematangsiantar.
Nilai dividen Tahun Buku 2025 tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada Tahun Buku 2024, Perumda Tirta Uli membukukan laba sebesar Rp2,47 miliar dengan setoran dividen kepada Pemko Pematangsiantar sebesar Rp1 miliar.
Rapat ditutup dengan penandatanganan Laporan Tahunan dan Penetapan Dividen Perumda Air Minum Tirta Uli Tahun Buku 2025 serta penyerahan simbolis dividen kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Capaian laba yang meningkat, dividen yang bertambah, serta berbagai penghargaan yang diraih menunjukkan Perumda Tirta Uli terus memperkuat posisinya sebagai BUMD yang sehat dan profesional, sekaligus menjadi mitra strategis Pemko Pematangsiantar dalam meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat. (*)

