Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai aksi nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan Polsek Siantar Selatan yang mendampingi petani binaan dalam proses penjualan hasil panen jagung ke Bulog Cabang Pematangsiantar, Selasa (23/6/2026).
Pendampingan dilakukan oleh Ps Kanit Binmas Polsek Siantar Selatan AIPTU Panogaran Manurung bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Simalungun AIPTU Untung JF Nainggolan, SH. Kehadiran personel Polri tersebut bertujuan memastikan proses penjualan hasil panen berjalan lancar, aman, dan memberikan kepastian bagi petani dalam memasarkan hasil pertaniannya.
Penjualan jagung berlangsung di Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar, Jalan Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba. Hasil panen diterima langsung oleh petugas pemeriksa kualitas Bulog, Sabili Ahmad.
Kapolsek Siantar Selatan IPTU Suhaira Marbun, SH menjelaskan, petani binaan bernama Ramlan Panggabean berhasil menjual hasil panen jagung sebanyak 1.000 kilogram atau satu ton dengan kadar air rata-rata 12,8 persen. Jagung tersebut diterima dengan harga Rp6.400 per kilogram sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pendampingan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Polri terhadap para petani agar memperoleh akses pemasaran yang baik serta mendapatkan harga jual yang layak atas hasil kerja mereka.
“Kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah, sekaligus memastikan petani mendapatkan pendampingan dalam proses penjualan hasil panennya,” ujar IPTU Suhaira Marbun.
Selain mendukung sektor pertanian, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Siantar Selatan berharap para petani semakin termotivasi meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



