Pemkab Simalungun akhirnya menaggapi sebagian aspirasi warga Silou Kahean soal pembangunan jalan Silou Dunia – Parapat Huluan.
Komitmen Pemkab terungkap pada pertemuan seluruh Pangulu Se Silou Kahean dan warga dengan Pimpinan DPRD Simalungun Ketua Drs Johalim Purba dan Wakil Ketua Timbul Jaya Sibarani SE, Kepala Dinas PUPR Benny Saragih St di kantor DPRD Simalungun Selasa 21 Agustus 2018.
Pertemuan sempat memanas ketika Pangulu Mariah Buttu Sudiahman Sinaga sebagai perawakilan seluruh Pangulu dan warga menyampaikan kekesalannya terhadap kebijakan Pemkab Simalungun mengalokasikan dana Rp 3 M untuk perbaikan jalan menuju Tinggi Raja.
Yang paling mendesak ditangani jalan utama Silou Dunia – Parapat Huluan mengapa bukan kesini dialokasikan dana tersebut ujar Sinaga kesal.
Sudiahman Sinaga juga mengungkapkan kekecewaan warga Silou Kahean terhadap Ketua DPRD Drs Johalim Purba karena sebagai putra Silou Kahean tak dapat memperjuangkan perbaikan jalan Silou Dunia Parapat Huluan.
Menanggapi kekesalan tersebut Johalim Purba meminta Kadis PUPR Beny Saragih memberikan penjelasan.
Benny Saragih mengatakan alasan utama mengalokasikan dana Rp 3 M ke Tinggi Raja untuk mendukung pengembangan obyek wisata Tinggi Raja.
Beny Saragih mengatakan kiranya warga janganlah terlalu menyalahkan Ketua DPRD soal lambannya penanganan Jalan.
Drs Johalim Purba sudah berjuang hanya saja tidak terpenuhinya pinjaman ke PT SMI penyebab utama sehingga tahun ini tidak tuntas ujarnya.
Penjelasan Beny Saragih tidak membuat warga Puas, Jul Fikar Purba Pangulu Pardomuan Bandar tetap mengharapkan agar dana Rp 3 M dipindahkan ke jalan Silou Dunia Parapat Huluan.
Suasana sempat menjadi tegang ketika Johalim Purba dengan nada keras meminta Benny Saragih agar jangan terlalu banyak beretorika coba cari solusinya tolong pahami perasaan rakyat ujar Johalim Purba dengan nada keras.
Melihat suasana memanas Timbul Jaya Sibarani mengambil alih pimpinan pertemuan dan mengharapkan agar semua bisa berkepala dingin.
Rakyat butuh solusi kebetulan sudah waktunya makan siang pertemuan kita skor saja dulu seraya mengajak Johalim Purba dan Kadis PUPR berdiskusi di ruang Pimpinan DPRD guna mencari solusi.
Setelah sekutar 1,5 jam pertemuan dilanjutkan kembali dan Timbul Jaya Sibarani meminta Beny Saragih menjelaskan solusi yang bisa diambil.
Beny mengatakan mereka bersepakat bahwa mengalihkan anggaran Rp 3 M sudah tidak dapat dilakukan karena sdh proses tender. Hanya saja Pemkab s
Simalungun berkomitmen akan menggunakan dana pemeliharaan jalan secara maksimal untuk menutup jalan berlobang yang kondisinya sudah parah.
Dalam waktu dekat perawatan jalan Silou Dunia Parapat Huluan dikerjakan ujar Beny.
Solusi yang merupakan kesepakatan Pimpinan DPRD dengan Kadis PUPR diapresiasi warga Silou Kahean dengan gembira. Suasana pertemuan yang awalnya panas menjadi Cair kembali.
Timbul Jaya Sibarani kembali menegaskan agar warga janganlah terlalu menyalahkan Drs Johalim Purba. Saya sebagai Pimpinan DPRD menjadi saksi betapa Pak Johalim sangat perduli dengan Silou Kahean.
Warga mestinya paham bahwa sebagai ketua DPRD Johalim tidak hanya memikirkan Silou Kahean akan tetapi Simalungun secara keseluruhan.
Johalim Purba mengaprsiasi solusi yang telah disepakati dan berharap warga Silou Kahean dapat menerima. Johalim meminta maaf kepada warga dan Kadis PUPR bila ada kata-katanya yang salah.
Semoga solusi ini bisa diterima walaupun tidak seratus persen dapat memuaskan masyarakat ujar Johalim menutup pertemuan.
Hadir Seluru Pangulu Se Kecamatan Silou Kahean yaitu Pangulu Simanabun Sangap Sinaga, Pardomuan Bandar Jul Fikar Purba, Pardomuan Tongah Joker Sipayung, Nagori Dolog Juni Erwanda Purba, Nagori Tani Jhon Efendi Purba, Damakitang Janelson Purba, Silau Paribuan Julham Saragih, Silou Dunia Andrian Saragih, Bah Sarimah Sukiran, Bandar Nagori Jen Risman Purba, Sinasih Jan Henokh Damanik, Mariah Buttu Sudiaman Sinaga. (Ibnu)




Discussion about this post