Dukungan terhadap ketahanan pangan tak hanya diwujudkan melalui imbauan, tetapi juga dengan turun langsung mendampingi masyarakat. Kapolsek Siantar Selatan Iptu Suhaira Marbun, SH., menunjukkan komitmen tersebut dengan mengawal proses penjualan hasil panen jagung petani binaannya ke Bulog Cabang Pematangsiantar.
Pendampingan berlangsung pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 14.20 WIB. Proses penjualan jagung terlebih dahulu dilaksanakan di halaman Mako Polsek Siantar Selatan, Jalan Marimbun, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar.
Dalam kegiatan tersebut, Iptu Suhaira Marbun didampingi Kanit Intel Ipda WF Munthe, P.S. Kanit Binmas Aiptu P. Manurung, serta P.S. Kanit Propam Aipda Fai J. Silalahi, SH.
Petani binaan berinisial D. Manurung menjual hasil panen jagung sebanyak 1.315 kilogram dengan kadar air rata-rata 16,2 persen. Jagung tersebut dibeli dengan harga Rp5.500 per kilogram.
Jika dihitung berdasarkan jumlah hasil panen tersebut, nilai penjualan jagung mencapai sekitar Rp7,23 juta.
Kapolsek Siantar Selatan Iptu Suhaira Marbun, SH., mengatakan pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.
“Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan Polri, khususnya Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Selatan, terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, terutama komoditas jagung,” ujar Iptu Suhaira Marbun.
Menurutnya, keterlibatan kepolisian di tengah aktivitas masyarakat juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kehadiran Polri dalam mendukung berbagai program pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pendampingan tersebut diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman kepada petani selama proses penjualan hasil panen, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Polsek Siantar Selatan pun menegaskan akan terus mendorong kolaborasi dengan masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Kehadiran polisi di lapangan diharapkan tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan.
(Humas Polres Pematangsiantar)



