Kepemimpinan Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kabupaten Simalungun berhasil meraih Juara I Lomba Stand Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota pada ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Gorontalo.
Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penutupan PENAS XVII di lokasi penyelenggaraan, Gorontalo, Rabu malam (24/6/2026).
Prestasi ini menjadi catatan membanggakan bagi Kabupaten Simalungun sekaligus memperlihatkan hasil dari dukungan Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap pengembangan sektor pertanian, perikanan, serta produk unggulan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Bupati Anton Achmad Saragih bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, potensi daerah tidak hanya diarahkan untuk berkembang di tingkat lokal, tetapi juga didorong agar mampu tampil dan bersaing di panggung nasional.
Stand Kabupaten Simalungun yang tampil pada PENAS XVII menjadi salah satu etalase yang memperkenalkan kekayaan potensi daerah. Beragam komoditas pertanian, inovasi, serta produk UMKM ditampilkan dan dikemas sebagai representasi kekuatan ekonomi masyarakat Simalungun.
Keberhasilan merebut posisi teratas tersebut menunjukkan bahwa potensi pertanian dan perikanan Simalungun memiliki daya saing sekaligus mampu dikemas secara kreatif dan inovatif untuk diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Tak hanya Juara I Lomba Stand, kontingen Kabupaten Simalungun juga mencatat prestasi lainnya. Simalungun berhasil meraih Juara II Lomba Kegiatan Asah Terampil dan Juara III Temu Karya Petani-Nelayan.
Rangkaian prestasi tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan sektor pertanian dan perikanan di Simalungun tidak hanya berbicara mengenai produksi, tetapi juga menyangkut peningkatan kapasitas petani, kreativitas, inovasi, hingga kemampuan mempromosikan produk unggulan daerah.
Dalam penilaian Lomba Stand PENAS XVII Tahun 2026, Kabupaten Simalungun berhasil menjadi yang terbaik pada Kategori B Pemerintah Kabupaten/Kota. Posisi kedua ditempati Kabupaten Gorontalo Utara, sedangkan Kabupaten Banjar berada di posisi ketiga.
Sementara untuk Kategori A Pemerintah Provinsi, Juara I diraih Provinsi Sulawesi Selatan, Juara II Provinsi Jawa Tengah, dan Juara III Provinsi Sumatera Utara.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Jenri Saragih, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, sekaligus tidak terlepas dari dukungan penuh pimpinan daerah.
“Kami sangat bersyukur atas prestasi ini. Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun,” ujar Jenri.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih dan Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga yang telah memberikan dukungan terhadap keikutsertaan Kabupaten Simalungun dalam PENAS XVII Tahun 2026.
Menurut Jenri, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja bersama seluruh tim, OPD terkait, petani, pelaku UMKM, serta berbagai pihak yang terlibat sejak proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
“Terima kasih kepada seluruh tim, OPD terkait, para petani, pelaku UMKM, serta semua pihak yang telah bekerja tanpa kenal lelah. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berinovasi dan membawa keberkahan bagi kemajuan sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Simalungun,” katanya.
Bagi Pemkab Simalungun, penghargaan di PENAS XVII bukan sekadar capaian seremonial. Prestasi tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat posisi Simalungun sebagai daerah agraris yang memiliki beragam potensi unggulan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Anton Achmad Saragih, capaian tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas hasil pertanian, mengembangkan inovasi, memperluas pemasaran produk UMKM, serta meningkatkan daya saing petani dan pelaku usaha.
Dengan demikian, keberhasilan Simalungun di panggung PENAS XVII tidak hanya membawa pulang sebuah penghargaan, tetapi juga membawa nama dan potensi Kabupaten Simalungun semakin dikenal di tingkat nasional.



