SIMALUNGUN — Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Simalungun. Karena itu, seluruh unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan diminta terus memperkuat sinergi serta menjaga kekompakan.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Hotel Niagara Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Selasa (19/5/2026).
Dalam forum tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda yang selama ini telah bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh unsur Forkopimda yang telah bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026,” ujar Anton.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh pihak terkait menjadi faktor penting sehingga rangkaian pengamanan Ramadan dan Idul Fitri dapat berlangsung aman, kondusif, dan lancar di wilayah Kabupaten Simalungun.
Kamtibmas Jadi Fondasi Pembangunan
Rakor Forkopimda juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus membahas sejumlah persoalan strategis yang dihadapi Kabupaten Simalungun.
Bupati berharap soliditas yang selama ini terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Menurutnya, tantangan pembangunan membutuhkan kerja bersama serta koordinasi yang kuat antarlembaga.
“Saya berharap hubungan baik yang selama ini terjalin dapat semakin erat, tetap kompak, solid, dan terus berjuang dengan semangat baru untuk mewujudkan Simalungun maju,” katanya.
Bupati secara khusus menekankan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah.
Tanpa situasi yang aman dan kondusif, berbagai program pembangunan akan sulit berjalan secara optimal. Karena itu, setiap unsur pemerintahan maupun lembaga terkait diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing dengan tetap mengedepankan koordinasi.
“Mari kita semua terus bekerja sesuai fungsi masing-masing agar sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan optimal di Kabupaten Simalungun, Tanoh Habonaron Do Bona yang dicintai bersama,” ajaknya.
Bahas Banjir, Longsor hingga Ketahanan Pangan
Selain persoalan Kamtibmas, Rakor Forkopimda turut membahas sejumlah isu strategis lainnya yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.
Beberapa di antaranya menyangkut penanganan bencana banjir dan longsor, penanggulangan sampah secara komprehensif, optimalisasi ketahanan pangan, serta penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Berbagai persoalan tersebut dinilai membutuhkan koordinasi lintas sektor agar penanganannya dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan.
Bupati menegaskan, Forkopimda merupakan wadah strategis untuk membangun kesamaan langkah dalam menghadapi berbagai persoalan daerah.
“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Simalungun dengan Forkopimda adalah kunci keberhasilan dalam menjaga kondusivitas daerah. Semoga sinergitas kita bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Simalungun senantiasa diberikan kelancaran dan hasil yang baik oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.
Perkuat Komunikasi Antarlembaga
Rakor tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, para pimpinan perangkat daerah, camat se-Kabupaten Simalungun, serta sejumlah undangan lainnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan diawali dengan registrasi peserta, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa oleh M. Yarpi, serta laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Simalungun, Eka Candra Barus.
Melalui forum koordinasi tersebut, Pemkab Simalungun menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kolaborasi antarlembaga sebagai bagian dari upaya menciptakan daerah yang aman, tertib, dan kondusif.
Dengan Kamtibmas yang terjaga dan sinergi Forkopimda yang semakin kuat, pemerintah optimistis pelaksanaan berbagai agenda pembangunan di Kabupaten Simalungun dapat berjalan lebih efektif demi kepentingan masyarakat.



