Senyuman Satria Sopyandi alias Bombom (29) warga Kampung Pompa, Huta I, Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, saat diamankan menjadi hal yang mungkin tak lazim. Namun, saat difoto oleh polisi, kaki kiri bandar narkoba ini sudah ditembus peluru.
Sebelumnya Bombom merupakan DPO Polsek Perdagangan karena terlibat perdaran narkoba. Sebelumnya rekan Bombom sudah diamankan Sat Reskrim Polsek Perdagangan. Saat diamankan di kediaman milik Nano di Huta VI, Nagori Perlanaan, dari tangan pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 bungkus rokok merk Sampoerna yang di dalamnya terdapat 2 plastik klip diduga berisi narkoba jenis sabu, 27 plastik klip kosong, 5 plastik klip ukuran sedang kosong, 1 pipet, 1 gunting dan 1 buah mancis.
Polisi kemudian melakukan pengembangan atas sabu yang dipegang Bombom. Dari keterangan Bombom polisi mengantongi nama pelaku lainnya yang diketahui berinisial BI. Saat dilakukan pencarian terhadap BI, Bombom mencoba melarikan diri dan melawan petugas. Petugas mencoba memberikan peringatan terhadap Bombom yang diamankan pada Jumat (24/08/2018) sekira pukul 08.00 WIB itu. Bukannya menyerah, Bombom malah terus saja mencoba kabur dan petugaspun akhirnya terpaksa melumpuhkan Bombom dengan cara menembak kaki kirinya.

Akibat tembakan petugas, Bombom pun akhirnya menyerah dan petugas membawanya ke RSUD Perdagangan untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Perdagangan, AKP Daniel Tambunan membenarkan kejadian itu dan pihaknya masih melakukan pemeriksaan pelaku. (Turnip)




Discussion about this post