Kebakaran hutan lindung yang terjadi di lereng pebukitan tepi Danau Toba, telah menyebabkan kerusakan ekosistem. Hingga Rabu (29/8) disampaikan telah kebakar an telah mencapai luasan sekitar 25 Hektar.
Disampaikan Humas Polres Simalungun, perkembangan situasi terkini ( update ) kegiatan penanggulangan kebakaran lahan hutan lindung di Simpang Gorbus Kelurahan Sipolha, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun telah dilakukan koordinasi dengan Uspika Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kecamatan Sidamanik serta menurunkan pemadam ke lokasi agar tidak makin melebar ke perladangan dan perkampungan masyarakat.
Kapolsek Sidamanik AKP Abidin ,SH,MH, bersama Kanit Reskrim,Kanit Sabhara dan Kanit ITK sudah terlebih dahulu berada di TKP dan selanjutnya Melakukan pemadaman secara manual.
Selanjutnya disusul Wakapolres Simalungun bersama Kabagops dan anggota sekitar pukul 16.00 WIB turun ke lokasi dan sudah monitor langsung lokasi kebakaran dan menyaksikan upaya pemadaman yang di lakukan oleh Damkar Kabupaten Simalungun dengan menghadirkan mobil pemadam sebanyak dua ( 2 ) unit dan Water Canon dari Polres Simalungun.
Asal api masih dalam Lidik ( belum di ketahui ) sementara padang ilalang maupun pohon pinus yang sudah mati dan kering yang tumbang di lokasi menyebabkan kebakaran makin mudah menjalar dan membahayakan bagi pemakai jalan yang melintas dari sekitar lokasi.
Sebagian titik api sudah berhasil di padamkan dan saat ini upaya pemadaman masih di laksanakan guna memastikan lokasi sudah aman dan sumber api seluruhnya dipadamkan
Saat ini api belum seluruhnya dapat di padamkan berhubung lokasi tidak datar dan berbukit serta berbatu-batu dan sudah mulai gelap.
Wakapolres Simalungun Kompol Zulkarnaen Pane, Kabagops Polres Simalungun Kompol Hendrik Situmorang bersama rombongan polres dan segenap instansi terkait diatas masih standby di TKP dengan berusaha memadamkan seluruh sumber api.
Berhubung lokasi pengadaan air untuk alat pemadam susah didapatkan di lokasi sehingga harus memakan waktu sedikitnya 20 menit untuk sampai kembali di TKP. Dimohon kepada masyarakat dan pemakai jalan umum agar tidak melewati lokasi mengingat kayu pinus yang bekas terbakar di lokasi rawan tumbang dan menimpa ke jalan umum.(Vay)




Discussion about this post