Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar menerima kunjungan peserta Forum Refleksi Nasional (FORENAS) Persekutuan Pelayanan Kristen untuk Kesehatan di Indonesia (PELKESI) Tahun 2026, Rabu (4/11/2026).
Kunjungan rombongan dari berbagai wilayah Indonesia tersebut disambut hangat Direktur Utama PT Vita Insani Sentra Medika, sekaligus pendiri Rumah Sakit Vita Insani, Dr med Sarmedi Purba, SpOG dan Direktur Utama Rumah Sakit Vita Insani, dr. Flora Maya Damanik, MARS, FISQua, CHAE, CHQP, dan sejumlah jajaran rumah sakit.
Kehadiran peserta FORENAS PELKESI di Rumah Sakit Vita Insani, bukan sekadar kunjungan kelembagaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta melihat secara langsung perkembangan pelayanan kesehatan.
Mantan Ketua PELKESI Wilayah I Sumatera, dr. Hormat Surbakti, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Dr med Sarmedi Purba yang dikenal sebagai salah satu sesepuh PELKESI sekaligus tokoh yang memiliki kontribusi dalam perjalanan organisasi pelayanan kesehatan Kristen di Indonesia.
Menurutnya, rombongan yang berangkat dari Jakarta dan hendak mengikuti kegiatan FORENAS di View Hotel Parapat, sengaja menyempatkan diri singgah di Pematangsiantar untuk bersilaturahmi.
“Dari pusat Jakarta, kami rencananya ada FORENAS di Parapat. Namun, Dr med Sarmedi Purba adalah sesepuh PELKESI, sehingga wajar kami singgah untuk bersilaturahmi kepadanya. Saat kami melihat RS Vita Insani ini, perkembangannya sangat luar biasa,” ungkap Surbakti.
Dia menjelaskan, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, di antaranya Papua, Sulawesi, Kalimantan, Pulau Jawa, dan Maluku.
Surbakti juga mengapresiasi perkembangan Rumah Sakit Vita Insani yang dinilainya menjadi salah satu rumah sakit swasta yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan fasilitas dan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Dr med Sarmedi Purba, SpOG, mengaku bangga atas kunjungan rombongan peserta FORENAS PELKESI dari berbagai daerah di Indonesia.
Dia berharap pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu memperkuat persatuan, komunikasi, dan kolaborasi antarrumah sakit yang mengembangkan pelayanan kesehatan berlandaskan nilai-nilai Kristiani.
“Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan mempersatukan rumah sakit serta pelayanan yang bersifat Kristiani di seluruh Indonesia. Harapannya, ada inspirasi baru tentang bagaimana memajukan rumah sakit Kristen menjadi rumah sakit yang berorientasi pada pelayanan, sehingga terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dr med Sarmedi Purba juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam sejarah perkembangan PELKESI.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Rumah Sakit Vita Insani, dr. Flora Maya Damanik, MARS, FISQua, CHAE, CHQP, memaparkan perkembangan rumah sakit yang dipimpinnya kepada rombongan peserta PELKESI.
Dia menjelaskan bahwa RS Vita Insani terus melakukan pembenahan dan pengembangan, baik dalam sistem manajemen, fasilitas pelayanan, teknologi kesehatan, maupun peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“RS Vita Insani Pematangsiantar terus memperbarui sistem manajemen rumah sakit, mengembangkan sistem farmasi terintegrasi, serta meningkatkan kompetensi tenaga medis dan dokter spesialis untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Pematangsiantar dan sekitarnya,” jelas dr. Maya.
Menurutnya, pengembangan rumah sakit merupakan komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Kunjungan peserta FORENAS PELKESI 2026 tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai perkembangan Rumah Sakit Vita Insani kepada para pengelola dan pelaku pelayanan kesehatan Kristen dari seluruh Indonesia.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun inspirasi, pertukaran pengalaman, serta kerja sama yang semakin kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit Kristen di Indonesia.
Semangat kebersamaan dan pelayanan yang berlandaskan kasih diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat. (*)


