Kebijakan Pemerintah Republik Indonesia yang menetapkan nama Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII di Silangit, Taput, Sumatera Utara dinilai tepat.

Hal ini disampaikan Rose Lumban Toruan, wanita berparas cantik kelahiran Siborong-borong yang kini aktif sebagai penulis dan seniman kepada Newscorner.id. Ia menilai pemberian nama tersebut mempresentasikan perjuangan Raja Sisingamangaraja XII sebagai Pahlawan Nasional dari Sumatera Utara.
“Saya pribadi sangat setuju dengan pemberian nama Bandar Udara Internasional Raja Sisingamangaraja XII itu. Karena nama itu merepresentasikan perjuangan pahlawan dari Tano Batak. Sudah saatnya namanya diabadikan agar lebih dikenal secara internasional,” Ujar Rose Menanggapi.
Ia pun berharap dengan penetapan nama bandara tersebut, generasi saat ini dapat meneladani dan mewarisi nilai-nilai luhur perjuangan Raja Sisingamangaraja XII.
“Semoga dengan nama tersebut, semangat dan nilai-nilai luhur dapat kita teladani dan kita warisi. Sudah saatnya kita bangkit kembali demi kemajuan bangso Batak,” Harapnya.
Tanggapan lainnya juga datang dari Thompson HS, seorang seniman batak yang concern terhadap Kebudayaan Batak dan Danau Toba.

Penggagas dan pimpinan PLOt ini menilai pergantian nama Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII merupakan wewenang dan ranahnya pemerintah. Ia pun berharap jika ada pro dan kontra atas penetapan nama tersebut agar tidak menjelekkan nama Sisingamangaraja XII.
Itu ranah kebijakan pemerintah. Kita serahkan saja kepada pemerintah. Kalau ada yang kontra semoga tidak menjelekkan nama Sisingamangaraja. kalau ada yang pro tentu saja karena menghargai Sisingamangaraja sebagai pahlawan dan raja imam batak,” Ujar Thompson Menanggapi.
Sebelumnya tanggapan juga datang dari Martin Manurung SE MA, pria kelahiran Porsea yang kini aktif di dunia politik. Penetapan nama Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII ini pun menggantikan nama sebelumnya, Bandara Internasional Silangit. Hal ini mengacu pada surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 1404 Tahun 2018 tertanggal 3 September 2018.(Vay)




Discussion about this post