Pria berusia 60 tahun itu selama ini diketahui hidup sebatangkara di Desa Tugala Gawu Kecamatan Sirombu, Nias. Sehari -hari ia bekerja sebagai pemanjat kelapa dari ladang ke ladang.
Namun beberapa hari terakhir, SD Hia alias Ama Bute tidak terlihat di rumah maupun lingkungannya. Hilangnya Ama Bute pun dilaporkan warga kepada Sekdes, Nirema Hia.
Sebelumnya Senin (10/9) ada warga yang mencium bau yang menyengat di sekitar lokasi, namun tidak diketahui berasal dari mana. Bersama sekdes, selanjutnya warga pun melakukan pencarian pada Selasa (11/09) sekitar pukul 07.00 WIB.
Ternyata Ama Bute ditemukan telah tewas di perladangan kelapa milik Ama Fajar Hia sekitar 20 meter dari Jalan Raya. Selanjutnya penemuan mayat Ama Butet tersebut dilaporkan ke Polsek Sirombu.
Kapolsek Sirombu AKP S Tampubolon selanjutnya melaksanakan olah TKP penemuan mayat tersebut. Kapolsek Sirombu AKP S.Tampubolon mengatakantidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
“Bahwa pada saat dilakukan olah TKP tidak ditemukan tanda -tanda kekerasan pada tubuh korban namun demikian tetap dilakukan penyelidikan,”ujar AKP S Tampubolon.
Sementara itu kepala Puskesmas Sirombu Riki F. Waruwu mengatakan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan mayat tidak ditemukan benturan benda keras dan bekas luka pada tubuh korban.
Selanjutnya setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan oleh tim.medis Jenazah Ama Bute diserahkan kepada keluarga untuk di makamkan. (Rel/Vay)




Discussion about this post