Ketersediaan bahan pangan beras menjeang Hari Natal 2018 hingga Tahun Baru 2019 dipastikan aman. Hal ini disampaikan Kepala Sub Divre Bulog Pematangsiantar, Erlinawita Rambe, Jumat (14/12).
Selain ketersediaan beras tersebut Erlinawita juga menyampaika sejumlah program mengantisipasi dan menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga.
“Sebagai bagiang dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bulog juga berperan menjaga ketersediaan bahan dan keterjangkauan harga,” jelasnya.
Sub Divre Bulog Pematangsiantar pun menjamin hal tersebut di 6 Kabupaten dan Kota yang masuk dalam wilayah kerjanya. Keenam wilayah tersebut yakni Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Samosir, Tobasa, Humbahas,dan Tapanuli Utara.

Disampaikannya juga ada dua gudang bulog yang beroperasi dalam mendukung kelancaran fungsi Bulog di tengah masyarakat.
“Kita ada dua gudang, di Pematangsiantar dan Balige untuk mendukung kerja-kerja Bulog,” sampainya.
Empat program Bulog saat ini sedang berjalan. Operasi Pasar misalnya, program ini meliputi Rumah Pangan Kita, Toko Kita. Ada juga Pasar Murah, program ini dilaksanakan dengan kerja sama yang dilakukan bersama pemerintah daerah maupun kota.
Selain itu kata Erlinawita, pihaknya pun berusaha menjemput bola. Yakni menggelar “moving” dengan mendatangi sejumlah titik titik kumpul warga di sejumlah kelurahan dan desa.
Terakhir program Bansos, Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT). Program ini melayani penukaran voucher atas beras yang disalurkan pemerintah. (vay)




Discussion about this post