Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu SIk membuka layanan pengaduan 24 jam lewat pesan Whatsapp bagi warga yang mengetahuia adanya tindak pelanggaran hukum baik oleh warga maupun Anggota Polri.
Transparansi dan optimalisasi pelayanan terhadap masyarakat tersebut disampaikan Kapolres Senin (4/2) sore kepada sejumlah komunitas yang hadir di acara Glorikasi Millenial Road Safety Festival 2019 di Mapolres.
Hal itu menjawab pertanyaan Parda Sipayung salah seorang anggota komunitas dalam sesi tanya jawab. Dimana ia menanyakan apa langkah yang dapat dilakukan warga jika polisi yang melakukan pelanggaran lalulintas.
“Jika menemukan hal demikian, kalian foto dan kirimkan ke saya. terbuka 24 jam, silahkan laporkan melalui whatsapp saya di nomor 081370349933,” ujar AKBP Heribertus Ompusunggu.
Berbagai kegiatan digelar dalam acara yang mengundang 21 komunitas dan dihadiri sejumlah pejabat Polres Siantar tersebut.
Glorikasi Millenial Road Safety Festival 2019 ini merupakan kegiatan mengajak dan mesosialisasikan gerakan tertib berlalu lintas dengan sasaran kaum millenial.
Lihat postingan ini di Instagram
Dimana disampaikan Kasat Lantas Polres Siantar, AKP Septian Dwi Rianto, Generasi millenial dengan kisaran usia 17-35 tahun saat ini menjadi penyumbang terbesar angka kecelakaan lalu lintas di Indonesaia bahkan dunia.
Kendati demikian, AKP Septian Dwi Rianto, pria kelahiran tahun 1986 ini menyampaikan bahwa ia memiliki kesan yang baik dengan Pematangsiantar.
“Empat bulan di Siantar berkesan dan berharap ke depannya para pengendara lebih tertib lagi,” ujarnya.
Pernyataan menggelitik datang dari Satria, dari kelompok Ikatan Mahasiswa Pematansiantar. Ia menilai bahwa salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan dikarenakan proses penerbitan izin mengemudi yang kurang selektif.
“Penerbitan SIM abal-abal lah yang menjadi pemicu tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Ada keterlibatan polisi dalam terjadinya hal itu. Pengurusan SIM yang dalam Daftar 120 ribu tapi dipatok sampi Rp 250 ribu,” ujar Satria.
Ia pun meminta Kapolres Pematangsiantar untuk memperhatikan hal tersebut agar generasi muda di Pematangsiantar dapat bermanfaat.
Menanggapi hal tersebut, AKBP Heribertus Ompusungggu yang mengaku lama bertugas di bagian Regident itu menyampaikan Banyak hal yang harus diperhatyikan dalam hal tersebut. iya menyampaikan bahwa terjadinya hal tersebut lebih besar dimulai dari pihak pemohon SIM.
“Melihat itu point of viewnya banyak. Tadi seperti sudah saya sampaikan, polisi juga manusia. Itu kerjasama yang dites dan ngetes. Saya lama di Regident. Indikator 85 persen kecurangan dimulai dari pemohon SIM. Petugas ga mungkin mulai. Standard ujian SIM sudah baku, sebemarnya yang beri dan menerima kena,” demikian ia menanggapinya.
Glorikasi Millenial Road Safety Festival 2019 di Mapolres ini akan diadakan setiap sore pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB setiap harinya sampai tanggal 25 Februari 2019. (vay)


Discussion about this post