Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-51 Tingkat Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, dibuka di Komplek Masjid Ubudiyah, Jalan Teratai, Jumat (1/3) malam. Sebanyak 325 Qori dan Qoriah bertanding mengikuti enam cabang yang diperlombakan.
“Saya sangat bangga melihat MTQ Kecamatan Siantar Barat yang begitu meriah. Sebab seluruh masyarakatnya, baik generasi muda, anak-anak, ibu-ibu, dan bapak-bapak terlibat atau ikut serta dalam penyelenggaraan MTQ ini,” kata Walikota Pematangsiantar Hefriansyah SE MM dalam sambutannya saat membuka MTQN.
“Kita harus pahami bahwa Alquran sebagai pedoman, petunjuk, dan pegangan hidup kita yang menyelamatkan kita, baik di dunia maupun di akhirat,” tambahnya.
Hefriansyah mengaku tidak bosan-bosannya menyampaikan MTQN yang diselenggarakan tidak hanya menguji kemampuan melantunkan Kalamullah dengan suara merdu dan indah.
“Kalau bisa, terefleksi dan terimplementasi melalui tutur kata dan tingkah laku kita dalam kehidupan sehari-hari,” katanya lagi.

Kepada Dewan Hakim, Hefriansyah mengharapkan agar bekerja teliti, transparan, dan jujur dalam menilai.
“Kita di sini bukan mencari juara atau pemenang. Tapi kita mencari semangat juang generasi muda dan anak-anak kita untuk mau belajar Alquran Kalamullah,” tukasnya.
Ketua Panitia MTQN Tingkat Kecamatan Siantar Barat H Amrial Saragih SAg MM menjelaskan, sebanyak 325 peserta mengikuti cabang yang diperlombakan, yaitu Tilawatil, Tartil, Tahfiz, Syarhil, Fahmil, dan Khottil Quran. Para pemenang diberikan uang pembinaan, trofi, sertifikat, dan baju seragam.
Tampak hadir Camat Siantar Barat Syaiful Rizal SSTP beserta lurah se-Kecamatan Siantar Barat, Uspika Siantar Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pematangsiantar yang diwakili Utuh Samiono, Ketua LPTQ diwakili Drs Hamzah Purba, para tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (*)


Discussion about this post