Wali kota Pematangsiantar Hefriansyah saat meninjau perbaikan Jalan Manunggal Karya di Kecamatan Siantar Simarimbun Senin (18/3) yang mengalami kerusakan beberapa waktu yang lalu, menginstruksikan kepada pejabat terkait agar lebih peka dan cepat tanggap.
Pernyataan Hefriansyah tersebut dinilai terlambat oleh sebagian pihak, pasalnya lambatnya pejabat bertindak telah sempat menyebabkan korban jiwa di lokasi tersebut.
” Nga tarlambat walikotai, na cuci tangan namai jala lepas tanggung jawab. Nga apala mate jolma isi,” ujar warga .
(sudah terlambat walikota, itu bagian dari bersihkan diri. Sudah ada korban jiwa-red)
Menyikapi hal-hal yang terjadi akibat bencana alam semisal kerusakan jalan, wali kota meminta agar perangkat kelurahan dan kecamatan cepat tanggap dan lebih peka. Sehingga efek-efek negatif dapat diminimalisir.
Terkait perbaikan jalan yang sedang berlangsung Ia juga mengatakan, selama ini pengerjaan pelebaran jalan terkadang menyisakan 10-20 centimeter, dapat mengakibatkan genangan air. Untuk itu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait agar lebih respon dan peka terhadap pelaksanaan pekerjaannya.
Saat meninjau, wali kota didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Midian Sianturi, Kabag Humas dan Protokoler M Hamam Sholeh AP, dan Camat Siantar Marimbun Fidelis Sembiring SSTP.


Discussion about this post