Menjaga ketertiban demi terciptanya keamanan supaya tidak terpecah pasca Pemilu 2019, masyarakat diminta khususnya umat beragama Budha di Kota Pematangsiantar untuk tidak ikut terlibat aksi anarkis yang dapat merugikan diri sendiri dan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Kota Pematangsiantar Susanto Senin (20/5).
Susanto mengutarakan pelaksanaan Pemilu serentak yang telah usai berjalan aman dan tertib di di tanah air Indonesia khususnya di Kota Pematangsiantar.
Tentunya dengan terciptanya kelancaran Pemilu dimaksud, pihaknya mewakili tokoh perwakilan umat Budha di Kota Pematangsiantar meminta masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan supaya tidak terpecah.
“Kita meminta khususnya masyarakat beragama Budha di Kota Pematangsiantar supaya tidak terlibat akan aksi-aksi anarkis yang merugikan diri sendiri dan negara,” mintanya.
Ia berharap apapun hasilnya yang ditetapkan penyelenggara nantinya (KPU red), itulah yang terbaik bagi bangsa Indonesia dan harus dihormati semua pihak dalam berdemokrasi.
Ia mengimbau elemen masyarakat agar tidak termakan isu-isu yang dapat menyesatkan maupun terpengaruh karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Marilah sama-sama menjaga kedamaian dan toleransi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia khususnya di Kota Pematangsiantar,” tandasnya.


Discussion about this post