Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda NEWS Nasional
2 Menteri Kunjungi Taput, Warga Demo Tuntut Pengembalian Tanah Ulayat

2 Menteri Kunjungi Taput, Warga Demo Tuntut Pengembalian Tanah Ulayat

Editor: NEWSCORNER.ID
27 Juni 2019 | 17:17 WIB
in Nasional, NEWS
0
Iklan
69
SHARES
15
VIEWS

Warga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang mengaku keturunan Ompung Datu Dolok dan Ompung Buntu Oppusunggu menuntut pengembalian tanah ulayat yang selama ini dikuasai pihak Dinas Kehutanan.

Tuntutan melalui aksi damai itu disampaikan bersamaan dengan kunjungan kerja (kunker) dua menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Taput, Kamis (27/6), yakni Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Kuasa hukum pengunjukrasa Daniel Oppusunggu SH mengatakan  lahan seluas 71 hektare milik Ompung Datu Dolok dan Ompung Buntu Oppusunggu diserahkan tahun 1962 sebagai hutan cadangan (direboisasi) kepada Jawatan Kehutanan. Namun hingga saat ini lahan tersebut belum dikembalikan kepada masyarakat.2 Menteri Kunjungi Taput, Warga Demo Tuntut Pengembalian Tanah Ulayat

Padahal, sambungnya, lahan yang terletak di Desa Aek Sidua Dua atau Aek Godang dan Desa Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Kabupaten Taput tersebut merupakan tanah ulayat milik keluarga besar Ompung Datu Dolok dan Ompung Buntu Oppusunggu.

“Karena sekarang sudah tidak lagi menjadi kawasan hutan, maka keturunan dari kedua ompu tersebut ingin tanahnya kembali,” katanya.

Ditambahkannya, selain menyuarakan pengembalian tanah leluhur, aksi ini sekaligus melarang lahan mereka dijadikan lokasi penanaman tanaman Macadomia.

” Ada informasi yang kita terima, akan ada penanaman Macadonia di lahan nenek moyang kita,” sebut Daniel.

Menurut Daniel, sejak tahun 1993 keturunan Ompung Datu Dolok dan Ompung Buntu Oppusunggu sudah berjuang untuk pengembalian tanah ulayat tersebut. Hanya saja hingga kini belum ada jawaban pasti dari pihak Pemkab Taput, Dinas Kehutanan, dan Kementerian Kehutanan.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, terkait aksi tersebut menyebutkan, klaim-klaim kepemilikan lahan seperti seperti itu hampir ada di seluruh wilayah Indonesia. Sejauh ini, sambungnya, sudah ada Peraturan Presiden, tentang namanya Penyelesaian Permasalahan atau Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH), dengan koordinator Menko Perekonomian atau penanggung jawab Darmin Nasution, yang juga Menko Perekonomian.

Saat ini, katanya lagi, ada 140 ribuan hektare lahan yang diklaim milik masyarakat yang sudah terverifikasi.

“Pengaduan akan dilaporkan ke Menko Perekonomian. Tim-tim antar kementerian akan coba menyelesaikan,” tukas Siti Nurbaya.

Kunjungan kedua menteri tersebut tepatnya ke Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Asahan Barumun, di Desa Hutaginjang, Kecamatan Siborongborong, Taput. Kunjungan tersebut guna mencanangkan Pengembangan Tanaman Macadomia untuk Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

Selain dihadiri Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi, kegiatan tersebut juga dihadiri para bupati se-kawasan Danau Toba. (Maju Simanungkalit)

Tags: berita nasionalinfo nasionaljokowi

Discussion about this post

Berita Terbaru

MEDAN CORNER

Seluruh Korban Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Berhasil Dievakuasi

21 Juli 2026 | 21:10 WIB
NEWS

PLN UP3 Pematangsiantar Hadirkan Terang dan Kepedulian, GM PLN UID Sumut Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Salurkan Bantuan Xtra Care

21 Juli 2026 | 19:03 WIB
NEWS

Wagub Sumut Dengarkan Mimpi Anak-anak Nias, Dorong Revitalisasi UPTD Pelayanan Sosial Anak Gunungsitoli

21 Juli 2026 | 10:51 WIB
Sumut

Respons Cepat Ledakan di Grand Polonia, Brimob Polda Sumut Kerahkan Puluhan Personel Elite Amankan Lokasi

20 Juli 2026 | 19:39 WIB
NEWS

Surat Audensi Resmi Diabaikan, ALAMI Pertanyakan Komitmen Keterbukaan PT KIM

20 Juli 2026 | 17:59 WIB
NEWS

IDI Pematangsiantar-Simalungun Perkuat Sinergi dengan Pemko, Wesly Silalahi Siap Hadiri Pelantikan Pengurus Baru

20 Juli 2026 | 17:24 WIB
MEDAN CORNER

Pegawai SPA Sekaligus Pengedar Happy Water Disergap Polisi di Jalan Mistar Medan

20 Juli 2026 | 15:01 WIB
MEDAN CORNER

Brimob Polda Sumut Sambut Kepulangan Satgas Yonif 126/KC, Perkuat Sinergi TNI-Polri Hormati Pengabdian Prajurit Perbatasan

20 Juli 2026 | 10:41 WIB
Siantar

Respon Cepat Keluhan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Turun Tangan Benahi Persoalan Limbah Usaha Pakan Ternak

20 Juli 2026 | 10:40 WIB
Siantar

Dandim 0207/Simalungun Pimpin Penutupan Festival Rakyat, Nobar Final Piala Dunia 2026 Pecah Dihadiri 1.500 Penonton

20 Juli 2026 | 05:33 WIB
MEDAN CORNER

30 Personel Brimob Polda Sumut Diterjunkan, Nobar Piala Dunia 2026 di Belawan Berlangsung Aman dan Kondusif

20 Juli 2026 | 02:51 WIB
Siantar

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar Semarakkan Festival Rakyat, Pemko Perkuat Sinergi Wujudkan Kota Sehat dan Penuh Kebersamaan

19 Juli 2026 | 10:27 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport