Sosok H Anton Saragih, Bakal Calon (Bacalon) Bupati Simalungun, tak lepas dari nama besar adiknya Dr JR Saragih yang saat ini menjabat sebagai Bupati Simalungun. Namun ternyata Anthon bukanlah pendatang baru di dunia politik. Pada tahun 2000 silam, Anthon pernah maju sebagai Calon Walikota di Pematangsiantar.
Hal tersebut terungkap saat Anthon Saragih berbincang dengan sejumlah jurnalis pada di Rabu (19/02) di Warkop Hitam Putih, Jalan MH Sitorus, Pematangsiantar.
“Tak banyak yang tahu, Tahun 2000 saya pernah maju sebagai Calon Walikota Pematangsiantar. Saat itu Marim Purba berpasangan dengan Kurnia Saragih,” kisahnya.
Ditanya apakah Anhon telah mantap untuk maju menjadi Bupati di Simalungun. Ia pun menjawab dengan penuh percaya diri bahwa dengan mendaftar ke partai dan lainnya berarti sudah mantap berkompetisi pada Pilkada Simalungun yang akan digelar pada tahun ini.

“Pasti, kalau tidak mantap mana mungkin kita daftar ke partai dan bergerak,”tegasnya.
Ia pun menyampaikan bahwa saat ini ia telah mendaftar ke sejumlah partai termasuk PDIP dan PPP.
Berbekal niat tulus, ia pun mengatakan bahwa ia ingin melakukan sejumlah program di Simalungun jika dipercaya nantinya menjadi Bupati. Dalam pandangan Anthon Saragih, saat ini Simalungun itu ibarat sebuah rumah yang harus terus dirawat secara continiu agar penghuninya tetap nyaman dan aman.
“Simalungun itu ibarat rumah, butuh perawatan secara terus menerus agar orang-orang yang berada di dalamnya nyaman,” terangnya.
Dalam perjalanananya menuju Pilkada Simalungun, ia saat ini mengaku sedang menunggu proses penetapan dari partai yang akan mengusung maupun mendukung.
Di hadapan sejumlah jurnalis, Anthon pun meyampaikan bahwa saat ini keberadaan media di Simalungun baik. Keberadaan media sebagai sosial control menurutnya penting, sebagai cermin untuk melihat hal-hal yang harus dibenahi dan diperbaiki.
” Media di Simalungun baik, ktitik dan lainnya itu perlu untuk perbaikan dan pembenahan. Namun pastinya berdasarkan fakta dan data-data yang akurat,” terangnya.
Di akhir pertemuan, Anthon pun meyampaikan rasa terimakasih kepada jurnalis atas diskusi yang menurutnya penting dan cerdas.
“Untuk Focus Group Discussion (FGD) harus dilibatkan ini teman-teman media,” ujarnya kepada tim yang ikut mendampingi.
Menjelang Magrib, Anthon dan tim pun pamit undur diri.


Discussion about this post